Review Film: It Follows (2014)

9 comments
Review Film: It Follows (2014) Indonesia

Film horor It Follows (2014) garapan sutradara David Robert Mitchell ini dibuka dengan scene seorang wanita yang tampak panik dikejar sosok tidak terlihat. Keesokan harinya, wanita ini ditemukan tewas di pantai dengan posisi ganjil atau aneh banget. Sungguh, scene pembuka yang bikin penasaran buat mengikuti keseluruhan cerita di filmnya.

Scene pembuka film It Follows (2014) aja udah begini

Kita kemudian digiring ke kehidupan seorang gadis remaja bernama Jay (Maika Monroe) yang lagi seneng-senengnya karena punya pacar bernama Hugh (Jake Weary). Selayaknya pasangan kekasih yang baru aja jadian, mereka mulai nih melakukan wakuncar (waktu kunjungan pacaran -buset tua banget saya), dengan nonton film di bioskop.

Jay sibuk makeup-an sebelum kencan dengan Hugh

Untuk membunuh rasa bosan saat antri membeli tiket, Jay dan Hugh akhirnya memutuskan untuk memainkan permainan klasik Jay, yaitu memilih secara random orang yang kita temui (tapi tidak diucapkan siapa yang kita pilih), lalu lawan mainnya harus menebak siapa orang yang kita pilih tadi. Nah, ketika giliran Hugh menebak orang yang ditunjuk Jay, dirinya malah menunjuk sosok yang sebetulnya tidak dilihat oleh Jay. Hal ini langsung membuat Hugh moodnya berubah dan memutuskan untuk pulang.

Eh ketika Hugh nunjuk orang, ternyata yang ditunjuk adalah sosok tak kasat mata

Esoknya, mereka akhirnya memutuskan kencan lagi dan kali ini mereka memutuskan untuk mantap-mantap di mobil. Eh lagi abis mantap-mantap, si Jay malah dibekep sama Hugh. Bangun-bangun, dia cuma pakai daleman doang (wah Hugh nih kan dingin yak), dan diikat di kursi oleh Hugh, untuk dijadikan umpan kepada "sosok" yang tidak terlihat. 

Jay kaget karena ketika sadar sudah dalam keadaan terikat di kursi roda

Nah ternyata nih, Hugh itu telah "tertular" usai mantap-mantap dengan wanita sebelumnya. Tapi bukan tertular PMS, Hugh ini sebetulnya jadi semacam objek pemindahan kutukan yang semula sosok tersebut mengincar wanita yang dikencani Hugh, dan kini sosok tersebut mengikuti dirinya. Agar dia bebas dari sosok tersebut, dia harus secepat mungkin mencari objek baru untuk memindahkan kutukan tersebut, kalau tidak berhasil maka nyawa Hugh akan terancam. Nah, karena Jay sudah berhubungan dengan Hugh yang sudah "tertular", maka sosok tersebut kini mengincar Jay. Hugh berpesan agar Jay tidak mati karena jika Jay berhasil dibunuh oleh sosok itu, maka sosok itu akan kembali memburu Hugh dan seterusnya.

Jay tiba-tiba diikuti oleh orang asing yang anehnya hanya dirinya yang bisa melihat sosok tersebut

Sosok ini bisa berwujud siapa saja. Bisa berwujud orang asing yang tiba-tiba berjalan lurus ke arah Jay, atau menyerupai orang yang dikenal akrab oleh Jay. Tentu hal ini membuat Jay makin depresi dan susah tidur karena selalu dikejar sosok yang mau membunuhnya. Nggak cuma itu, sosok ini juga cuma dia yang bisa melihatnya, sehingga membuat orang-orang di sekitar Jay kesulitan untuk mempercayai ceritanya.

Kelly (Lili Sepe) tidak percaya dengan cerita Jay

Meski It Follows bergenre horor, tapi film ini seolah tidak menggunakan pakem seperti yang biasa kita temui, contohnya kayak suasana yang terkesan gelap, jumpscare atau efek suara yang terlalu keras dan bikin kaget. Film It Follows justru memberikan scorring yang nyaman didengarkan, tapi tetap berhasil membuat suasana di film ini mencekam. Film It Follows (2014) ini juga jadi mengingatkan saya dengan film slasher pada umumnya, yang sering menghukum remaja-remaja yang melakukan hubungan bebas alias mantap-mantap.


Film ini juga tidak diceritakan latar dan waktunya secara pasti, karena terlihat Jay masih menggunakan telepon rumah untuk berkomunikasi, orang-orang di situ tidak ada yang menggunakan handphone atau smartphone serta TV di kamar Jay masih jadul. Tapi, mobil yang digunakan juga nggak jadul-jadul amat serta Yara (teman Jay) malah punya ebook reader berbentuk kerang yang lucu itu huhu. 

Ebook reader-nya Yara bukan Kobo atau Kindle, tapi lucu gini, pasti dikira cushion kalau dimasukin di pouch makeup

Btw, ngeri juga ya kalau kita di film It Follows (2014), nggak hanya dihantui STD alias PMS, tapi juga takut jangan-jangan pasangan kita hanya menjadikan kita sebagai sosok objek buat memindahkan kutukannya.

Nah itu tadi review singkat tentang film It Follows (2014), selamat menonton! (*)

9 komentar:

  1. Memindahkan sesuatu kutukan setelah mantap-mantap... kek penyakit HIV itu kebayangnya. :x

    BalasHapus
  2. Lucu banget ereader e gustiii.

    Njus beberapa tulisan terakhir mesti ono unsur mantap-mantap e. Mencurigakan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaaa, padahal di situ belom pake hape, tapi ereader nya ada backlightnya. kan makin canggih

      Hapus
  3. Scene pembukanya.... antara ngilu dan... lucu. Tapi gabisa bikin ketawa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin yang dimaksud lucu itu...aneh ya? hehe

      Hapus