Review Film: The Invisible Man (2020)

6 comments
Review Film: The Invisible Man (2020) Indonesia via Imdb.com

Film The Invisible Man yang mulai tayang pada Februari tahun 2020 dan disutradarai oleh Leigh Whannell ini bercerita tentang perjuangan seorang wanita bernama Cecilia (Elisabeth Moss) yang berusaha untuk melarikan diri dari pasangannya, Adrian Griffin (Oliver Jackson-Cohen) yang dikenal memiliki perilaku abusive dan toksik.

Cecilia diam-diam kabur dari rumahnya via imdb.com
Agar rencana melarikan dirinya mulus, Cecilia pun melakukannya dengan serapi dan sehati-hati mungkin. Mulai memberikan obat tidur kepada Adrian hingga memanipulasi CCTV di rumahnya. Meski begitu, ada saja yang bikin jantungan seperti saat anjing Cecilia tidak sengaja menyenggol mobilnya yang membuat alarm jadi berbunyi.

Hal ini tentu membuat Adrian jadi terbangun dan mau tidak mau Cecilia harus mengambil langkah seribu alias lari terbirit-birit menunggu saudaranya yang akan menjemput dirinya.

Apakah Cecilia lolos?

Tentu saja tidak ahahah. Karena tiba-tiba Adrian bikin kaget saat menghantam jendela mobil yang ditumpangi Cecilia. Singkat cerita akhirnya Cecilia bisa bernapas lega karena bisa lolos dari Adrian. Keesokan harinya, justru ia malah mendapatkan berita mengejutkan bahwa, Adrian telah tewas bunuh diri. Dirinya bahkan juga mendapatkan harta warisan dalam jumlah yang banyak. Hal ini tentu aneh, karena Cecilia tahu betul watak Adrian yang menyebalkan layaknya sosiopat, dan tidak akan melepaskan Cecilia begitu saja.

Adrian dinyatakan tewas bunuh diri via imdb.com
Seperti yang bisa kita lihat di trailernya, meski Adrian sudah dinyatakan meninggal, Cecilia justru curiga dan merasa bahwa ada sesuatu yang aneh yang menyelinap masuk ke dalam rumah yang dia tinggali saat itu. Tak hanya itu saja, sesuatu yang diam-diam masuk ke rumahnya tersebut juga berusaha untuk mencelakakan Cecilia. Hingga suatu saat Cecilia yakin, bahwa yang berusaha mencelakakannya adalah Adrian, dan dia yakin jika mantannya tersebut belum benar-benar meninggal.

Cecilia merasa ada sesuatu yang menyelinap masuk ke kediamannya via imdb.com
WHAT YOU CAN’T SEE CAN HURT YOU
Tentu saja hal ini merupakan sesuatu yang susah dipercaya jika diceritakan kepada anggota keluarga di rumah yang ia tinggali tersebut. Bahkan Cecilia sampai dikira gila. Meski begitu, Cecilia sadar dirinya harus segera bertindak, karena Adrian dalam wujud yang tidak dapat dilihat alias invisible ini semakin berani menjauhkan Cecilia dari orang terdekatnya. Nggak cuma itu saja, Adrian juga berusaha untuk membunuh orang-orang di sekitar Cecilia.



Film berdurasi 124 menit ini cocok banget buat kamu yang suka menikmati tayangan bergenre horor, science fiction dan thriller. Saat menonton film ini, saya jadi mendapatkan gambaran pria-pria toksik dan abusive yang tampaknya memang selalu ingin mengontrol dan mengatur kehidupan pasangannya. Nggak cuma itu saja, pria tersebut juga berusaha untuk menjauhkan si wanita dari orang-orang terdekatnya, agar wanita ini tetap mau tidak mau bergantung pada dirinya. Pria abusive juga sering menyerang mental dengan mengerdilkan kepercayaan diri pasangan wanitanya, dengan ucapan seolah wanita ini tidak bisa hidup apa-apa tanpa dirinya. Kisah pasangan tersebut beberapa pernah saya lihat, seperti Hunter dan Richie di film Swallow (2019), Beverly dan Tom Rogan di film It Chapter Two (2019), John dan pasangannya di serial TV Dirty John, dan sebagainya (ada yang mau nambahin? hehe). Jadi buat kamu cewek-cewek, hati-hati ya kalau dapetin cowok atau pria dengan ciri-ciri seperti itu hehehe.


Lalu apakah Cecilia berhasil mengetahui rahasia Adrian menjadi sosok tidak terlihat dan bagaimana dirinya menyelesaikan masalah ini?

Menurut saya, film ini memang menarik untuk ditonton dan diikuti hingga akhir, tapi kurang terasa greget atau penasaran, karena sebagian dari cerita di film ini justru sudah ada di trailernya. Itu sih kekurangannya hehe. Nah buat kamu yang sudah nonton, menurut kamu gimana nih? Boleh tulis di kolom komentar ya. (*)

6 komentar:

  1. Aku belum nonton tapi mau nambahin soundtrack tambahan yang cocok buat film Invisible Man: Kekeyi Rahmawati Putri Cantika - Keke Bukan Boneka.

    "Aku bukan bonekamu bisa kau perlakukan seenak maumu ~"

    Wkwk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahahaha malah kekeyi ya allahhhh, tp relate juga sih: "ucapanmu manis di bibir sajaaa...buatkuu luluh jadinya".

      Hapus
    2. Hahahaha setiap kali lihat video klip lagu ini aku selalu mau mgakak lihat dancer lakinya masa huhu.

      Tapi lagunya emang cocok untuk Mbak Mayang sih. Wkwk

      Hapus
  2. Aku udah nontoooon. Film ini bikin tegang di awal sampe pertengahan, tapi menjelang akhir kayak berkurang tingkat gregetnya nggak tau kenapa. Tapi aku nonton ini berasa nonton Paranormal Activity.

    BalasHapus
  3. Ini tuh semacam remake film Hollow Man yg tahun 2000 itu? Film favorit di Bioskop Trans TV dulu pas masih belum kena sensor, soalnya pas kecil dulu bikin takut tapi seneng ada adegan bugilnya haha.

    BalasHapus
  4. Mungkin saya kurang relate atau kurang mendalami kali ya. bulan lalu apa dua bulan lalu ya nontonnya... pokoknya nontonnya bosen, dicepetin dikit2. pas abis filmnya, langsung diapus. apaan sih. gitu... kayaknya saya lebih menikmati invisble man yang versi jadul.

    BalasHapus