Review Film: Teeth (2007)

2 comments
Review Film: Teeth (2007) Indonesia via Imdb.com

Sebetulnya, saya sudah nonton film ini sejak tahun 2016 hehe, tapi suatu ketika, di twitter ada akun @tomspr yang kembali membahas film Teeth ini, wah saya jadi pengin nonton lagi deh hehe.


Sebelum itu, saya tahu film ini saat asyik baca blog milik sinefil terkenal di twitter yang kerap disebut sebagai Pseudony, Dony Iswara atau siapa itu hehe soalnya saya tidak begitu akrab (( A K R A B )), ini blognya btw >>> Rekomendeath.blogspot.com.

Film Teeth (2007) ini bercerita tentang seorang remaja bernama Dawn (Jess Weixler) yang aktif dalam organisasi atau komunitas bernama The Promise. Nah, perkumpulan tersebut merupakan sebuah grup yang berisi orang-orang yang memegang janji (promise) untuk tidak berhubungan intim sebelum menikah, hal itu berlaku untuk anggota laki-laki dan persempuan. Di komunitas tersebut, Dawn berkenalan dengan seorang lelaki yang juga satu sekolah dengannya bernama Tobey (Hale Appleman). Memiliki prinsip dan pandangan hidup yang sama, serta sama-sama masih puber, tidak butuh waktu lama akhirnya Tobey menaruh hati kepada Dawn. 

Dawn ikut komunitas The Promise yang berjanji tidak akan berhubungan seks sebelum menikah | via diaboliquemagazine
Layaknya seorang wanita puber seusianya, Dawn mulai bereksplorasi mengenai tubuhnya, termasuk organ reproduksinya. Meski begitu, Dawn tetap mengendalikan diri karena telah terikat janji bahwa tidak akan bercinta sebelum menikah. Meski begitu, layaknya manusia biasa, Dawn akhirnya tergoda untuk melakukan hubungan intim dengan Tobey karena sangat terobsesi dan penasaran.

Dawn lagi mabuk asmara | via tinyzone
Nah di sini lah masalah mulai terlihat. Dawn sebetulnya ingin melakukan, tapi dia tetap memiliki kesadaran bahwa hal tersebut dilarang. Karena Tobey sedang "on" banget, sedangkan Dawn mulai menolak, maka itu artinya tidak ada consent dari Dawn untuk melakukannya. Tobey yang terus memaksa hingga Dawn panik, akhirnya terjadilah sesuatu yang tidak terduga, Tobey tiba-tiba bersimbah darah karena "Mr.P"-nya putus.

Melihat hal tersebut, tentu Dawn jadi makin panik, apalagi hal itu baru pertama kali ia lakukan. Ia pun mencari tahu di internet, dan akhirnya ketemu sebuah artikel mengenai mitos V*g*na Dentata, yaitu miss v yang memiliki gigi.


Berbekal rasa penasaran, akhirnya Dawn memeriksakan kondisinya tersebut ke sebuah klinik. Nahasnya, dokter yang menanganinya adalah seorang laki-laki dan lagi-lagi, ingin "iseng" saat memeriksa kondisi miss v-nya. Tentu saja hal ini tidak disertai consent Dawn, yang berakibat jari-jari dokter tersebut akhirnya putus saat nekat dimasukkan ke miss v Dawn.


Film bergenre horor, komedi sekaligus fantasi ini sukses bikin saya ngakak, tapi kalau saya lihat di review-review yang lain katanya pada ngilu hehe. Meski cuma meraih rating sebesar 5.4 di Imdb, tapi film ini menurut saya tetap nyaman buat ditonton. Terlepas dari hal tersebut, film ini sebenarnya mengajarkan kita pentingnya consent atau persetujuan mau sama mau saat melakukan hubungan selayaknya suami istri. Ya, daripada putus atau "putus"...hehe.



Nah kira-kira gimana nasib Dawn, Tobey dan dokter nakal itu selanjutnya? Apakah Dawn tidak bisa mengatasi "masalah"-nya tersebut? Nah daripada penasaran, coba kamu juga nonton deh! (*)

2 komentar:

  1. Aku udah nontooooon. Dan emang beneran ngilu sih huhu :(

    BalasHapus
  2. Kalau yang dimasukkin sayur-sayuran kayaknya justru berguna tuh biar nggak perlu beli pisau lagi. Tinggal dicincang melalui miss V.

    *creepy XD

    BalasHapus