Hello!
My name is Justina Landhiani

Writer // Thanks for taking a look at my blog

Inilah 10 Tanda dan Gejala Menstruasi Anda Akan Segera Dimulai

Leave a Comment
Tanda dan Gejala Menstruasi Anda Akan Segera Dimulai

Menstruasi adalah luruhnya dinding rahim, yang semula telah disiapkan untuk terjadinya kehamilan. Dalam rentang waktu lima hari hingga dua minggu sebelum menstruasi dimulai, Anda mungkin mengalami gejala yang disebut sindrom pramenstruasi (PMS). PMS biasanya menghilang dalam beberapa hari setelah menstruasi. Lebih dari 90 persen orang mengalami gejala PMS sampai taraf tertentu. Ada yang mengalami gejala PMS ringan, bahkan ada juga yang PMS parah hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Jika Anda mengalami gejala PMS parah yang bisa mengganggu kegiatan sehari-hari, sebaiknya Anda segera berkonsultasi kepada dokter.  Oleh karena itu, penting untuk mengetahui gejala menstruasi akan segera dimulai.

Berikut penjelasan 10 tanda paling umum gejala menstruasi.

1. Kram perut

Kram perut juga disebut dismenore primer. Gejala ini merupakan gejala PMS yang umum. Kram perut bisa mulai terasa pada hari-hari menjelang mentruasi dan berlangsung selama beberapa hari atau lebih setelah menstruasi dimulai. Ada yang mengalami kram perut ringan, bahkan ada juga yang ekstrem hingga tidak dapat melakukan aktivitas seperti biasa.

Kram menstruasi terasa pada perut bagian bawah dan biasanya menyebar hingga punggung bawah dan paha atas. Kram menstruasi disebabkan karena kontraksi uterus. Kontraksi ini membantu melepaskan lapisan endometrium saat kehamilan tidak terjadi.

Kondisi kesehatan tertentu bisa membuat kram semakin parah. Itu termasuk:

  • endometriosis
  • stenosis serviks
  • adenomiosis
  • penyakit radang panggul
  • fibroid

Kram yang terkait dengan jenis kondisi ini dikenal sebagai dismenore sekunder.

2. Jerawat

Jerawat karena menstruasi sering muncul di dagu dan rahang. Tetapi jerawat tersebut juga dapat muncul di mana saja seperti wajah, punggung atau area tubuh lainnya. Jerawat ini terjadi karena perubahan hormonal alami yang terkait dengan siklus reproduksi wanita.

Jika tidak ada kehamilan saat Anda berovulasi, kadar hormon estrogen dan progesteron menurun. Sedangkan hormon androgen seperti testosteron sedikit meningkat. Hormon androgen menstilmulasi produksi sebum, minyak yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous kulit.

Oleh karena itu, jika terlalu banyak sebum yang diproduksi, maka akan timbul jerawat. Jerawat yang timbul karena menstruasi sering menghilang menjelang akhir menstruasi atau tidak lama kemudian saat kadar estrogen dan progesteron mulai naik.

3. Payudara lembut

Selama paruh pertama siklus menstruasi, kadar estrogen mulai meningkat. Hal ini akan merangsang pertumbuhan saluran susu di payudara. Kadar progesteron juga meningkat di tengah siklus ovulasi. Hal ini membuat kelenjar susu di payudara menjadi membesar dan membengkak. Perubahan ini menyebabkan payudara terasa sakit dan bengkak sebelum atau selama menstruasi.

Gejala ini mungkin terasa ringan bagi sebagian orang. Tapi untuk sebagian orang juga terasa payudara menjadi sangat berat dan menyebabkan ketidaknyamanan yang luar biasa.

4. Kelelahan

Saat menstruasi semakin dekat, tubuh Anda mengalami perubahan, yang semula dipersiapkan untuk hamil menjadi bersiap-siap untuk menstruasi. Tingkat hormon yang menurun drastis juga dapat menyebabkan kelelahan. Hal ini juga memengaruhi perubahan mood.

Wanita juga bisa mengalami kesulitan tidur saat siklus menstruasi. Kurang tidur juga akan memperburuk aktivitas saat siang hari yang akan membuat wanita semakin lelah.

5. Perut kembung

Perubahan kadar estrogen dan progesteron dapat menyebabkan tubuh Anda menahan lebih banyak air dan garam daripada biasanya. Hal inilah yang menyebabkan wanita mengalami sensasi kembung saat menjelang menstruasi. Kembung biasanya akan reda setelah dua hingga tiga hari setelah menstruasi dimulai.

6. Masalah pada usus

Usus sensitif terhadap perubahan hormonal. Hormon prostaglandin menyebabkan kontraksi uterus terjadi, yang memengaruhi kontraksi pada usus. Hal ini menyebabkan wanita sering buang air besar selama menstruasi. Saat menstruasi, Anda juga bisa mengalami diare, mual, dan sembelit.

7. Sakit kepala

Kadar hormon yang berfluktuasi di dalam tubuh dapat menyebabkan sakit kepala dan migrain. Migrain dapat terjadi sebelum, selama atau segera setelah menstruasi. 

Serotonin adalah neurotransmitter yang sering memicu migrain dan sakit kepala. Hormon estrogen dapat meningkatkan kadar serotonin dan jumlah reseptor serotonin di otak pada titik-titik tertentu selama siklus menstruasi. Interaksi antara estrogen dan serotonin inilah yang menyebabkan migrain.

8. Perubahan suasana hati

Gejala emosional PMS dapat berlangsung lebih parah daripada gejala fisik bagi sebagian orang. Anda mungkin mengalami perubahan suasana hati, cepat marah dan gelisah saat PMS. Jika Anda merasa demikian, hal ini akibat fluktuasi kadar estrogen dan progesteron dalam tubuh.

Hormon estrogen memengaruhi produksi serotonin dan endorfin yang bertanggungjawab memberikan perasaan nyaman di otak. Karena adanya fluktuasi estrogen dan progesteron, maka hal ini dapat menurunkan perasaan nyaman serta menjadi mudah tersinggung.

9. Nyeri punggung bawah

Kontraksi rahim dan perut dipicu karena pelepasan prostaglandin yang menyebabkan kontraksi otot yang terjadi di punggung bawah. 

10. Kesulitan tidur

Gejala PMS seperti kram, sakit kepala dan perubahan suasana hati dapat membuat Anda lebih sulit untuk tertidur. Setelah ovulasi, suhu tubuh inti meningkat sekitar setengah derajat. Meski terlihat tidak banyak, suhu tubuh yang dingin dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih baik. Perbedaan setengah derajat saja itu sudah cukup membuat tidur jadi terganggu.

Kenali Lebih Dekat Ciri-ciri dan Gejala Penyakit Polio dari SehatQ.com

1 comment
Kenali Lebih Dekat Ciri-ciri Gejala dan Vaksin Penyakit Polio dari Sehatq.com


Penyakit polio adalah penyakit menular yang diakibatkan oleh virus, yang dapat menyebapkan cedera saraf hingga mengakibatkan kelumpuhan, kesulitan bernapas bahkan kematian. Pada umumnya, virus penyebab polio lebih memungkinkan menular pada usia di bawah 5 tahun. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 1 dari 200 infeksi polio akan menyebabkan kelumpuhan permanen. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui informasi seputar ciri-ciri dan gejala penyakit polio agar bisa mencegahnya menginfeksi kita dan keluarga.

Gejala polio

Gejala non-paralitik

Gejala polio non-paralitik menyerupai flu dan bisa berlangsung dari satu hingga sepuluh hari. Gejala polio non-paralitik meliputi:
  • Demam
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Muntah
  • Kelelahan
  • Meningitis

Gejala polio paralitik

Polio paralitik dapat menyebabkan kelumpuhan di sumsung tulang belakang (polio tulang belakang), batang otak (polio bulbar), atau keduanya (polio bulbospinal). Gejala awal polio paralitik mirip dengan polio non-paralitik, tapi bedanya adalah setelah seminggu gejala yang lebih parah akan muncul. Gejala yang akan muncul tersebut antara lain:
  • Kehilangan refleks
  • Kejang parah dan nyeri otot
  • Anggota tubuh menjadi kendor dan terkulai
  • Kelumpuhan yang mendadak, bisa sementara atau permanen
  • Anggota tubuh menjadi cacat, terutama pada pinggul, perkelangan kaki dan kaki

Sindrom pasca polio

Sindrom pasca polio pada umumnya dapat dialami oleh penderita polio paralitik sebelumnya. Gejala sindrom pasca polio adalah sebagai berikut.
  • Nyeri otot yang semakin parah
  • Otot dan sendi lemah
  • Mudah lelah
  • Pengecilan otot atau atrofi otot
  • Kesulitan untuk bernapas dan menelan
  • Mengalami masalah pernapasan saat tidur atau sleep apnea
  • Bermasalah untuk berkonsentrasi dan mengingat

Bagaimana Anda dapat tertular polio?

Anda dapat tertular atau terinfeksi polio jika Anda bersentuhan dengan feses atau kotoran seseorang yang telah terinfeksi. Tak hanya itu, polio juga bisa menular lewat droplet saat penderita polio batuk atau bersin. Anda juga dapat tertular infeksi polio dari makanan atau air yang terkontaminasi oleh kotoran atau droplet yang terdapat virus tersebut.

Saat virus polio masuk ke dalam mulut, virus tersebut akan menyebar ke tenggorokan dan usus lalu mulai berkembang biak. Dalam beberapa kasus, virus polio juga dapat masuk ke aliran darah dan menyebar ke sistem saraf.

Virus polio juga dapat disebarkan oleh seseorang yang terinfeksi sekitar satu minggu sebelum gejala terlihat sampai beberapa minggu setelahnya. Orang terinfeksi virus polio yang tidak memiliki gejala apapun juga masih dapat menularkan polio kepada orang lain.

Bagaimana cara mendiagnosis polio?

Sebelumnya, Anda harus berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu. Dokter akan mendiagnosis polio dengan melihat gejala yang muncul. Pemeriksaan secara fiksik seperti mencari gangguan refleks, punggung dan leher kaku atau kesulitan mengangkat kepala saat berbaring juga akan dilakukan oleh dokter.

Selain itu, laboratorium akan menguji sampel dari tenggorokan, feses atau tinja, atau cairan serebrospinal Anda untuk mendeteksi keberadaan virus polio.

Bagaimana cara menangani polio?

Tidak ada obat untuk menangani polio. Oleh karena itu, jika seseorang terkonfirmasi terinfeksi polio, dokter akan berusaha meredakan gejala yang dialami dengan cara sebagai berikut.
  • Istirahat yang cukup
  • Meresepkan obat penghilang rasa sakit
  • Memberikan obat antispasmodik untuk mengendurkan otot
  • Memberi resep antibiotik untuk infeksi saluran kemih
  • Memberikan alat bantu pernapasan untuk yang mengalami kondisi parah
  • Memberikan terapi fisik untuk mengatasi nyeri otot, masalah pernapasan dan membantu berjalan

Bagaimana cara mencegah polio?

Cara terbaik mencegah polio adalah dengan melakukan vaksinasi. Oleh karena itu, anak-anak harus mendapatkan suntikan vaksin polio sesuai dengan jadwal imunisasi yang dikeluarkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2017. Vaksin polio sebaiknya diberikan sebanyak 5 kali, dengan 4 kali imunisasi dan 1 kali booster.

Agar kita dan anggota keluarga terhindar dari penyakit polio, penting untuk selalu mencari informasi mengenai dunia kesehatan. Anda bisa mencari informasi lewat buku, atau lewat situs SehatQ yang menyajikan berbagai artikel dalam dunia kesehatan.

Mengenal Jenang Gemi: Solusi Sarapan untuk Mengatasi Asam Lambung

1 comment
Jenang Gemi Obat Asam Lambung dan Maag

Aktivitas yang padat apalagi saat pagi hari, terkadang membuat beberapa orang tidak sempat sarapan. Padahal, sarapan sangat penting dilakukan agar tubuh kita mendapatkan energi untuk memulai aktivitas pada pagi hari. Saat kita tidak sarapan, biasanya perut jadi sakit karena asam lambung atau maag yang akan mengganggu aktivitas kita sehari-hari. Tak hanya itu saja, terkadang perut juga terasa nyeri, mual, muntah, susah menelan makanan, dan sering sendawa yang di mana hal itu semua merupakan beberapa tanda asam lambung naik. Oleh karena itu, selain harus mengatur pola hidup dan pola pikir, kita juga dapat mengatur pola makan dengan memilih makanan yang mencegah naiknya asam lambung, salah satunya yaitu Jenang Gemi ini.

Apa itu Jenang Gemi?

Jenang gemi adalah makanan pendamping yang bisa dikonsumsi sebelum sarapan dan terbuat dari ekstrak umbi garut asli yang kaya serat dan 100 % alami. Ekstrak umbi garut pada Jenang Gemi mengandung indeks glikemik hanya 1/7 dari tepung terigu, sehingga mudah dicerna dan dapat dikonsumsi oleh bayi dan manula.

Proses pembuatan ekstrak umbi garut untuk Jenang Gemi


Mengapa pengidap masalah asam lambung dan maag wajib mengonsumsi Jenang Gemi?

Hal ini diakibatkan karena penderita asam lambung tidak dapat langsung makan makanan berat, meskipun makanan tersebut tergolong makanan sehat. Oleh karena itu, harus ada makanan pendamping seperti Jenang Gemi yang dikonsumsi sesaat sebelum sarapan, agar lambung siap menerima dan mampu mengolah makanan berat.

Apa kelebihan ekstrak umbi garut pada Jenang Gemi jika dibandingkan dengan tepung garut?

Ekstrak umbi garut yang menjadi komposisi Jenang Gemi ini lebih mudah dicerna dan mengandung serat lebih tinggi serta lebih halus. Ekstrak umbi garut juga membuat waktu memasak menjadi lebih singkat, serta rendah kolesterol dan tidak mengandung gluten (Gluten Free).

Apa saja manfaat rutin mengonsumsi Jenang Gemi?

Jenang Gemi dapat mengendalikan dengan baik asam lambung, sehingga Anda tidak lagi kembung, begah dan sendawa terus menerus. Selain itu, pencernaan juga menjadi lancar dan tentunya karena sudah sembuh dari sakit lambung maka Anda menjadi bebas makan apa saja.

Apa saja varian rasa Jenang Gemi?

Varian rasa Jenang Gemi makanan pendamping sarapan obat asam lambung dan maag


Jenang Gemi tersedia dengan 3 varian rasa yang bisa Anda pilih sesuai selera, yaitu varian original, vanilla, dan gula aren.

Berapa harga Jenang Gemi?

Jenang Gemi tersedia dalam 2 paket, yaitu paket 15 hari untuk box kecil, dan paket 30 hari untuk box besar. Untuk Jenang Gemi box kecil paket 15 hari, dibandrol harga Rp 120.000,00, sedangkan untuk Jenang Gemi box besar paket 30 hari dibandrol harga Rp 199.000,00.

Di mana dan bagaimana cara membeli Jenang Gemi?

Anda bisa menghubungi nomor Whatsapp yang telah tersedia di website Jenang Gemi, dan bisa mengecek langsung daftar distributor Jenang Gemi di beberapa daerah di Indonesia.

Selain itu, Anda juga bisa memeriksa review dan testimonial pembelian dan konsumsi Jenang Gemi melalui website Jenang Gemi atau di e-commerce yang telah menjual produk tersebut.

Rekomendasi Film Horor Favorit

1 comment
Rekomendasi Film Horor Favorit poster film horor
Rekomendasi Film Horor Favorit

Bulan Oktober memang identik dengan perayaan Halloween. Oleh karena itu, nggak lengkap rasanya kalau tanpa menonton film horor. Nah kali ini saya akan memberikan beberapa rekomendasi film horor yang mungkin bisa menjadi pilihan kamu buat nonton di Halloween nanti hehe. Tapi, saya nggak sendirian dalam memberikan rekomendasi film horor, karena saya sudah berusaha mengumpulkan berbagai film horor favorit dari beberapa teman yang saya kenal. hehe.

Oke here we go.

1. Midsommar (2019)

Poster film horor Midsommar (2019)
Film horor Midsommar (2019)

Film ini langsung terucap pertama kali saat saya menanyakan kepada Bloger yang punya bio Twitter "Tukang ngeblog kembaran Emma Stone, hidup seperti Easy A" yaitu Emma Stole atau yang sering disapa Icha. Icha mengaku ngeri banget dengan Midsommar karena film itu menurutnya lebih menyorot hubungan toksik serta kehidupan yang suram dan kesepian karena kurang support system dari orang terdekat. Dani, di film Midsommar diceritakan memiliki adik yang depresi, tapi pacarnya Dani justru cuek dengan keadaan dirinya yang butuh perhatian.

Film kedua yang jadi favorit Bloger asal Samarinda ini adalah The Eyes of My Mother (2016). The Eyes of My Mother (2016) sendiri merupakan film bergenre horor sekaligus drama yang menyoroti hubungan antara ibu dan anak. Di film ini yang bikin ngeri adalah persoalan ditinggal mati orangtua yang nantinya pasti membuat orang yang ditinggalkan jadi kesepian. Tak jarang, sang anak yang ditinggal juga nggak tahu cara hidup yang benar, usai kepergian orangtua yang harusnya ada untuk membimbing anaknya.

Icha juga menambahkan satu series horor favoritnya yaitu The Haunting of Hill House (2018). Series horor yang justru lebih bernuansa drama keluarga tersebut menurutnya nyeremin sekaligus memberikan gambaran kalau trauma saat masa kecil itu tidak bisa diremehkan. Trauma masa kecil akan mengikuti seseorang sampai dia dewasa atau tua sekalipun.

"Makin bikin baper, malah makin serem menurut aku. Jadi, bukan soal penampakan atau sejelek apa muka setannya, tapi ya seberapa besar dampak film atau series itu ke kejiwaanku," tutup Icha.


2. The Ring (2002)

Poster film horor The Ring (2002)
Film Horor The Ring (2002)

Film horor yang dibintangi Naomi Watts ini merupakan favorit dari teman saya, Bogi Yuniar Rachman. Menurut pria asal Malang yang sering nulis di Medium ini, film The Ring (2002) terasa unik, beda dari biasanya karena medium untuk menampilkan si penampakan dengan menggunakan alat yang lebih modern, yaitu video tape. Jadi pemanggilan si penampakan ini nggak pake papan Oija, jelangkung atau dupa yang biasa kita lihat di beberapa film horor.

"Jadi kayak ada cross dimensi aja sih, benda yang bukan identik dengan klenik itu bisa juga manggil setan," tambah Mas Bogi.

Film The Ring (2002) selain penampakannya horor, ceritanya juga menarik untuk diikuti. Karena meski bergenre horor, menurut Mas Bogi cerita dari film ini justru menyedihkan. Yaitu si anak dimasukkan ke sumur oleh ibunya sendiri. Kata "Ring" itu sendiri merupakan simbol bentuk cahaya terakhir yang si anak lihat di mulut sumur, sebelum sumurnya ditutup. 

3. Teeth (2007)

Poster film horor Teeth (2007)
Film Horor Teeth (2007)

Rekomendasi berikutnya dari Bloger yang suka review buku dan hobi bikin puisi, Afrianti Pratiwi. Meski nggak banyak nonton film horor, Afrianti atau yang kerap disapa Tiwi ini menyebut film Teeth (2007) sebagai film horor favoritnya.

Menurut Tiwi, film Teeth (2007) meski nggak horor banget, justru bisa ngajak kita merenung dan memberikan pelajaran soal consent. Mungkin dengan nonton film ini, bisa bikin kita 'nggak asal tancep sembarangan' kayak flashdisk di warnet. Film horor macam Teeth (2007) juga bisa jadi pilihan nonton kalau nggak suka jumpscare penampakan hantu serem, hehe. 


4. Haute Tension (2003)

Poster film horor Haute Tension (2003)
Film Horor Haute Tension (2003)

Sebenarnya nggak cukup satu, justru ada tiga film horor yang jadi favorit Bang Rais atau R415 ini. Yup, Bang Rais langsung mantap menyebutkan Haute Tension (2003), Inside (2007) dan Frontier(s) (2007) sebagai film horor favoritnya. Tiga-tiganya horor thriller slasher yang merupakan genre kesukaan bang Rais.

"Aku suka yang menegangkan gitu, seru rasanya," kata Bang Rais saat ditanya alasannya menyukai horor thriller

Horor thriller atau slasher memang bagi sebagian orang (termasuk saya) jadi ngeri karena adegan gore atau kekerasannya yang bikin ngilu. Tapi buat yang nggak suka film horor yang ada jumpscare hantunya, kamu bisa menonton rekomendasi dari Bang Rais tersebut. Bang Rais juga menambahkan beberapa film horor yang bisa kamu tonton seperti; Livide (2011), My Bloody Valentine (2009), Martyrs (2008), House of Wax (2005), Ils (2006), The Texas Chainsaw Massacre (2003), The Midnight Meat Train (2008), Vacancy (2007), The Last House on The Left (2009), The Strangers (2008), I Spit on Your Grave (2010) dan Wolf Creek (2005). 

Nah loh, banyak kan? Hahaha, bisa deh tuh ditonton atau nambah watchlist kamu. Kalau ribet nyatet satu-satu, bisa cek list di Letterboxd yang sudah saya buat ini ya >>> Rekomendasi film horor favorit.

5. The Exorcist (1973)

Poster film horor The Exorcist (1973)
Film Horor The Exorcist (1973)

Film horor yang menurutku paling mengerikaaaaaaan dan nggak akan saya tonton ulang ini justru jadi favorit Bloger asal Kediri yang suka review buku, Mayang Dwinta. Tapi sebelum menyebutkan The Exorcist (1973), Mayang memilih Her (2013) sebagai film horor favoritnya karena si tokoh utama di film tersebut ditinggal pas lagi sayang-sayangnya. Hadeh....

Khusus untuk film horor, pemilik Blog Buku ke Mana Saja ini lebih menyukai sub genre horor supernatural. Menurutnya, yang berbau klenik-klenik memang selalu menarik. Adegan favoritnya di The Exorcist (1973) tentu saja saat proses praktik eksorsisme dilakukan.

"Tokoh favoritku dalam film ini adalah Regan. Tau sendirilah alasannya kenapa. Dan menurutku, lagu Mbah Dukun yang dinyanyiin Alam terinspirasi dari film ini. No debat," tutup Mayang Dwinta.

5. It (2017)

Poster film horor  It (2017)
Film Horor  It (2017)

Kali ini giliran saya yang ngasih rekomendasi film horor favorit ya, hehe. Berawal dari nonton film It (2017), saya jadi menyukai film horor dan film adaptasi dari novel karangan Stephen King. Saya juga jadi hobi baca novel-novelnya Stephen King yang menurutku sangat realistis huhu. Film dan novel dari Stephen King yang selama ini sudah saya tonton dan baca, termasuk It, pasti memberikan suasana yang mencekam, konflik yang bertubi-tubi dirasakan oleh tokoh utamanya, hingga teror yang selalu menghantui kehidupan si tokoh utama. Tapi, yang saya suka dari novel Stephen King dan film It (2017) ini, semua karakternya bekerja sama dan nggak putus asa berjuang untuk menaklukkan dan menghabisi si pembawa teror itu. Hingga peneror itu nggak ada artinya lagi buat si tokoh utama. Hal ini sering saya praktekkan dalam kehidupan sehari-hari hehehehe. Pokoknya, hajar terus.

Nah itu tadi rekomendasi film horor favorit yang sudah saya rangkum dari teman-teman. Terima kasih banget buat Icha, Mas Bogi, Tiwi, Bang Rais, dan Mayang yang sudah bersedia saya tanya-tanya hehe. Semoga kita semua sehat selalu dan selamat menonton! (*)

Review Film: The Fan (1982)

2 comments
Review Film: The Fan (1982)
Review Film: The Fan (1982) Indonesia

Hubungan antara seorang idola dan fans fanatik, merupakan inti cerita dari film horor The Fan atau Der Fan (1982). Film asal Jerman yang disutradarai oleh Eckhart Schmidt ini mengisahkan seorang remaja bernama Simone (Désirée Nosbusch) yang tergila-gila dengan penyanyi pop bernama R (Bodo Staiger).

Simone (Désirée Nosbusch) di film The Fan (1982) yang tergila-gila dengan penyanyi pop bernama R (Bodo Staiger)
Simone (Désirée Nosbusch) di film The Fan (1982) yang tergila-gila dengan penyanyi pop bernama R (Bodo Staiger)

Tentu hal ini sangat wajar dan pernah kita alami saat remaja, di mana kita sering mengidolakan seseorang artis atau penyanyi, kemudian membayangkan, bagaimana jika beneran ketemu, ngobrol sama orang yang kita idolakan, bahkan ngebayangin menjalin hubungan dengannya dan sebagainya. Tapi, Simone ini justru ngefansnya udah sampai tahap fanatik banget. Simone rajin mengirim surat kepada R, bahkan setia menunggu balasan suratnya setiap hari.

Simone di film The Fan (1982) selalu setia menunggu balasan surat dari idolanya
Simone di film The Fan (1982) selalu setia menunggu balasan surat dari idolanya

Simone sangat ingin R memikirkan dirinya, dan membuat dirinya jadi bagian dari kehidupan R. Ia bahkan tampak seperti seseorang yang linglung dan seolah lagi kena sirep alias kayak nggak sadar. Yang ada di pikirannya cuma R, bahkan saat berada di kelas ia juga hanya melamun dan sering membolos. 


Simone di film The Fan (1982) cuma melamun memikirkan R setiap hari
Simone di film The Fan (1982) cuma melamun memikirkan R setiap hari

Sedangkan bagi R sendiri, memiliki karir sebagai penyanyi yang tengah ramai diperbincangkan dan dikelilingi banyak fans tentu merupakan kenikmatan serta kebahagiaan. Banyak orang yang ingin mendapatkan kepopuleran seperti R. Bahkan R sendiri juga sering mendapatkan kiriman banyak surat dari fans-fansnya yang tidak satupun ia baca, dan langsung dibuang begitu saja. R juga mudah sekali mendapatkan apapun yang ia mau, termasuk dapat memilih cewek mana saja yang ia suka. 

R di film The Fan (1982)
Menjadi penyanyi pop terkenal, R tentu kerap dikelilingi banyak orang termasuk cewek cantik

Lama kelamaan, kekaguman Simone kepada R sudah berubah menjadi semacam obsesi. Simone tak tahan suratnya tidak pernah dibalas sang idola. Oleh karena itu, ia bersikeras untuk mendatangi tempat R akan tampil, bagaimana pun caranya. Untuk R sendiri, kehidupan yang menyenangkan sebagai seorang idola kemudian akan terasa berbalik arah menjadi bak film horor ketika memiliki fans fanatik yang sangat ingin memilikinya. 

Saat menonton film The Fan (1982), saya sangat menyukai karakter Simone yang sukses memerankan seorang gadis remaja yang benar-benar mabuk kepayang kepada idolanya. Bahkan dia sering bertengkar dengan orangtuanya, rela membolos hingga melakukan tindakan nekat hanya demi membahagiakan idolanya, yang bahkan tidak mengenal dia. Meski masuk ke genre film horor, film The Fan (1982) tidak memberikan jumpscare seperti hantu atau adegan sadis yang mengagetkan. Film The Fan (1982) juga terasa sangat slow tapi hal ini membuat kita mudah memahami karakter Simone yang pendiam dan hanya fokus kepada R saja. Bahkan sampai ending, Simone juga terlihat tampak tenang dan diam menghadapi semua yang harus ia lakukan demi menjadi bagian dari kehidupan R atau R menjadi bagian dari dirinya.

Lalu, bagaimana nasib Simone setelah bertemu dengan R? Apakah harapan yang selama ini ia pupuk akan terlaksana? Daripada penasaran, coba tonton juga deh! (*)

Review Film: Eyes Without a Face / Les Yeux Sans Visage (1960)

1 comment
Review Film: Eyes Without a Face / Les Yeux Sans Visage (1960)
 Review Film: Eyes Without a Face / Les Yeux Sans Visage (1960) Indonesia

Film horor Eyes Without a Face atau Les Yeux Sans Visage (1960) yang disutradarai dan ditulis oleh sutradara Georges Franju ini merupakan adaptasi novel berjudul sama karangan Jean Redon. Film horor Eyes Without a Face yang mengambil setting di Paris ini mengisahkan tentang seorang dokter bedah yang berambisi mengembalikan kecantikan wajah putrinya yang sudah rusak akibat kecelakaan.

Christiane Génessier di film Eyes Without a Face (1960) harus memakai topeng karena wajahnya rusak
Christiane Génessier di film Eyes Without a Face (1960) harus memakai topeng karena wajahnya rusak

Setelah istrinya meninggal, Dr. Génessier (Pierre Brasseur) tampaknya sangat terpukul dan bertanggungjawab akan kecelakaan yang menimpa putrinya, Christiane (Edith Scob). Melihat wajah cantik Christiane jadi rusak parah, Dr. Génessier ingin melakukan segala cara agar wajah cantik putrinya bisa kembali. Tapi ternyata Christiane bukan wanita pertama yang jadi 'objek percobaan' ayahnya. Sebelumnya, sekretarisnya yang bernama Louise (Alida Valli) juga telah berhasil dioperasi wajahnya yang rusak parah oleh Dr. Génessier, sehingga kini memiliki wajah cantik dan hanya meninggalkan bekas luka di leher yang bisa ditutupi dengan kalung mutiara.

Louise, sekretaris Dr. Génessier di film Eyes Without a Face (1960)
Louise, sekretaris Dr. Génessier di film Eyes Without a Face (1960)

Mengingat kebaikan Dr. Génessier pada dirinya, maka Louise sangat setia melakukan apapun yang diminta dokter bedah tersebut, walau sebetulnya dia sudah muak dengan permintaan sang dokter. Yaitu mencari "mangsa" untuk diberikan pada Dr. Génessier agar bisa digunakan untuk memperbaiki wajah putrinya. Wanita yang dicari oleh Louise dan Dr. Génessier pun memiliki ciri yang mirip dengan putrinya. Wanita kulit putih, berambut pirang menjadi sasaran Louise dan Dr. Génessier. Nggak cuma itu, Louise juga yang harus membereskan mayat-mayat wanita yang terbunuh usai wajah mayat tersebut digunakan untuk memperbaiki wajah Christiane. 

Louise di film Eyes Without a Face (1960) membantu Dr. Génessier menyingkirkan mayat-mayat wanita yang telah tewas
Louise membantu menyingkirkan mayat-mayat wanita yang telah tewas akibat perbuatan Dr. Génessier 

Para polisi di daerah tersebut tentunya semakin curiga karena laporan orang hilang semakin meningkat. Apalagi orang hilang tersebut memiliki ciri-ciri yang mirip yaitu wanita kulit putih, cantik dan berambut pirang. Oleh karena itu, polisi akhirnya memberikan umpan yang nantinya akan membongkar kelakukan Dr. Génessier.


Selain horor, film Eyes Without a Face (1960) ini juga memberikan drama kehidupan keluarga yang menarik untuk diikuti. Seorang ayah yang ambisius ingin membahagiakan putrinya, namun melakukan segala cara yang sebetulnya malah menyakiti Christiane. Bahkan semua cermin di rumah Dr. Génessier dhilangkan, agar Christiane tidak sedih melihat wajah aslinya. Christiane sendiri juga sebetulnya tidak ingin dirinya tetap hidup bahkan membuat wanita-wanita cantik tersebut tewas agar wajahnya kembali seperti semula. Perasaan tidak enak, terluka dan bersalah Christiane sangat terlihat di film ini walau Eyes Without a Face merupakan film yang berwarna hitam putih. Nggak cuma itu, saya juga terbantu dengan beberapa dialog yang mendeskripsikan warna objek pada film ini, seperti warna rambut pirang dan sebagainya, sehingga mempermudah memahami film hitam putih ini.

Christiane di film Eyes Without a Face (1960) sebetulnya tidak bahagia melihat banyak wanita tewas agar wajahnya kembali seperti semula
Christiane sebetulnya tidak bahagia melihat banyak wanita tewas agar wajahnya kembali seperti semula

Nah, buat kamu yang ingin menonton film horor sekaligus drama, kamu bisa cek film Eyes Without a Face (1960) ini. Well, selamat menonton! (*)

Review Film: Candyman (1992)

1 comment
Review Film: Candyman (1992) Indonesia
Review Film: Candyman (1992) Indonesia

Film horor Candyman (1992) garapan sutradara Bernard Rose ini menceritakan tentang urban legend mengenai sosok mengerikan yang dijuluki sebagai Candyman yang dibintangi oleh Tony Todd, hantu seorang seniman dan putra seorang budak yang dibunuh pada akhir abad ke-19 karena hubungannya dengan putri seorang pelukis kulit putih. Kisah urban legend Candyman membuat mahasiswi Sosiologi Helen Lyle (Viriginia Masden) dan sahabatnya, Bernadette Walsh (Kasi Lemmons) tertarik untuk menjadikannya sebagai topik thesisnya. Hal ini bermula dari desas-desus yang kerap dibicarakan, seperti jika kamu memanggil atau mengucapkan kata "Candyman" sebanyak lima kali di depan cermin, maka Candyman akan datang menemui dan membunuhmu dengan hook atau pengait yang menjadi pengganti tangan kanannya yang sudah putus digergaji. Adanya mitos serta ketakutan akan Candyman ini tentu sering membuat para remaja jadi penasaran, dan bukannya takut. Oleh karena itu, di awal film diperlihatkan kejadian pasangan anak muda yang mengalami kejadian tragis akibat nekat memanggil Candyman di cermin.

Adegan sadis dari film Candyman (1992)
Berani memanggil atau mengucapkan kata "Candyman" sebanyak lima kali di depan cermin, maka Candyman akan datang menemuimu dan membunuhmu

Saat menulis penelitiannya dan memutar ulang wawancaranya dengan responden mengenai Candyman, tiba-tiba seorang wanita yang sedang membersihkan ruang kerja Helen menyebutkan bahwa Candyman tinggal di Cabrini Green, Chicago. Wanita bernama Henrieta Mosely tersebut memperkenalkan Helen kepada temannya, Kitty Culver yang mengetahui cerita mengenai Ruthie Jean. Ruthie Jean dikabarkan mendengar seseorang sedang melubangi tembok, oleh karena itu ia menelepon 911 kalau ada seseorang yang akan masuk melalui tembok. Tapi para polisi justru tidak percaya dan menganggap Ruthie Jean gila. Hingga suatu saat polisi menemukan Ruthie Jean tewas dibunuh menggunakan senjata seperti pengait atau hook. Senjata yang identik dengan Candyman.

Ruthie Jean di film horor Candyman (1992) yang dikabarkan tewas terbunuh
Ruthie Jean di film horor Candyman (1992) yang dikabarkan tewas terbunuh

"You don't have to believe...just beware."

Seperti orang-orang pada umumnya, Helen dan Bernadette juga skeptis dengan cerita Candyman, akhirnya iseng-iseng memanggilnya di depan cermin. Tapi, hanya Helen yang memanggil Candyman sebanyak lima kali di depan cermin, sedangkan Bernadette hanya empat kali menyebut nama Candyman. Hal yang terkesan sepele ini ternyata akan membawa kehidupan Helen menjadi rumit. Tragedi mengerikan menimpa kehidupannya, karena ulah Candyman. Tapi sayangnya hanya dia yang bisa melihat sosok mengerikan tersebut. Hal ini membuat dirinya sering disebut sebagai orang gila dan kerap terlibat kasus yang harus membuatnya ditahan.


Helen dan Bernadette di film Candyman (1992) memanggil nama Candyman di depan cermin
Helen dan Bernadette memanggil nama Candyman di depan cermin

Film horor Candyman (1992) yang diadaptasi dari cerita pendek berjudul The Forbidden karangan Clive Barker ini berhasil menyampaikan horor urban legend yang membuat saya tegang dan bulu kuduk saya selalu merinding saat mendengar suara sosok Candyman berbicara kepada Helen. Film Candyman (1992) juga dilengkapi dengan scoring yang dibuat oleh komposer Phillip Glass ini sangat menyenangkan untuk didengarkan. Nggak hanya menyinggung persoalan konflik perbedaan warna kulit yang terjadi di Amerika Serikat, Candyman (1992) juga memberikan drama kehidupan yang dialami sosok Helen yang sangat kompleks, mulai dari tewasnya satu persatu orang yang ia kenal, sosok Candyman yang selalu mengejarnya hingga hubungan rumah tangganya yang kandas membuat cerita film horor ini semakin berbobot sehingga selalu menarik untuk disimak sampai selesai.

"They will say that I have shed innocent blood. What's blood for if not for shedding? With my hook for a hand, I'll split you from your groin to your gullet. I came for you."

Sebenarnya pada tahun 2020 ini ada sekuel Candyman juga yang akan tayang, tapi akhirnya harus diundur kabarnya hingga tahun 2021 nanti karena pandemi Covid-19 . Nah mungkin sebelum menonton sekuel Candyman pada tahun 2021, kamu bisa nih nonton Candyman (1992) terlebih dahulu agar nggak bingung-bingung banget hehehe. Well, selamat menonton! (*)