Review Film: Before I Fall (2017)

2 comments
Before I Fall
Maybe for you there's a tomorrow. Maybe for *you*, there's 1,000 or 3,000, or 10... So much time, you can bathe in it. So much time, you can waste it. But for some of us, there's only today, and what you do today matters - in the moment, and maybe into infinity... But I didn't know any of that... Until right before I fell.
Film yang disutradarai oleh Ry Russo-Young dan bergenre drama misteri ini rilis 3 Maret 2017 lalu. Sempat nge-hype sih setelah rilis. Dan ya, ketika saya menonton, film ini keren banget menurut saya. Tapi rating di Imdb hanya 6,4 dari 10 sih.

Film ini bercerita tentang kehidupan Samantha Kingston (Zoey Deutch) atau yang sering disapa Sam. Sam diceritakan sebagai seorang yang memiliki segalanya. Orang tua yang sayang kepadanya, hidup berkecukupan, wajah yang cantik, teman yang menyayanginya, serta pacar yang ganteng dan populer. Yah kebanggaan seperti anak sekolah seperti biasanya lah.

Sam, Lindsay (Halston Sage), Ally (Cynthy Wu), Elody (Medalion Rahimi)
Seperti biasa, Sam berangkat sekolah dengan dijemput teman-temannya. Berjalan ke sekolah bersama, khas anak-anak populer seperti biasanya. Apalagi di hari cupid day. Sebuah hari di mana siswa perempuan menerima mawar bersama ucapan yang ada di kartunya. Termasuk satu orang, Juliet Sykes (Elena Kampouris), yang dianggap orang aneh, orang gila, dan sebagainya oleh Sam dan kawan-kawan.

Suatu malam, ia bersama gengnya mengunjungi rumah teman masa kecil sekaligus teman sekelasnya, Kent (Logan Miller) (namun Sam sering menghindarinya), untuk menghadiri pesta yang diadakan. 
Sam dkk di rumah Kent
Tak disangka, di pesta seperti itu, Juliet Sykes yang dijuluki si sosiopat juga hadir. Hal itu tentu membuat Lindsay marah dan akhirnya membully Juliet habis-habisan. Tak disangka, di perjalanan pulang, dalam satu kedipan mata, ia meninggal akibat kecelakaan mobil bersama tiga sahabat baiknya.

Esoknya, ia terbangun, dan menyangka hal kemarin hanyalah sebuah mimpi. Namun, ia tak menyangka, bahwa ternyata ia tak beranjak dari hari yang sama. Dan berulangkali ia mengalami hal ini saat membuka mata, hingga ia frustasi.

Sam selalu bangun di hari yang sama, berkali-kali
Sam mulai mencoba menguak apa yang sedang terjadi di dalam hidupnya. Dan akhirnya, mau tak mau ia harus mengungkap masa lalu kelam orang-orang terdekatnya, seperti teman segengnya.
Mau tak mau, Sam harus mencari tahu apa yang selama ini salah pada dirinya, agar terlepas dari perangkap ini
Ia akhirnya melakukan inovasi setiap hari agar terus bisa mencari akhir dari masalah yang membuatnya terjebak di hari yang sama ini.

Namun, sampai kapan?


Film ini walau hanya mendapatkan rating 6,1 dari Imdb, namun menurut saya sangatlah bagus. Dengan scoring film yang asik dan mendukung tiap adegan filmnya, tone film yang berwarna biru yang juga ikut membuat kesan film ini makin misterius. Seperti film Gone Girl gitu.
If I was going to live the same day over and over, I wanted it to mean something... and not just to me
Selain itu, film ini juga sarat akan makna. Salah satunya adalah, bagaimana kita harus selalu berbuat baik dan menjadi diri kita sendiri. Tak perlu ikut-ikutan teman agar dianggap sebagai seorang yang populer dan mendapat pengakuan orang lain.

Become who you are
Well, happy watching!

2 komentar:

  1. “Hhhmmmm.. saya mencium bau karma buruk di sini! masa lalu kamu.. ya ya ya!”

    makin banyak ya film kayak gini, ini sih kayak film yg idup mati-idup mati itu ya. jadi pengen nonton.

    BalasHapus