Film-film yang Enak Ditonton Setelah Lulus Kuliah

7 comments
Film-Film yang Enak Ditonton Setelah Lulus Kuliah
Setelah susah-susah mengerjakan skripsi yang ternyata baru kita sadari enggak terlalu susah, dan malah terasa menyenangkan, enggak ada salahnya jika kita refreshing sejenak dengan menonton film. Karena, setahu saya, film adalah salah satu cara untuk merayakan kehidupan. Tentu saja saran film di bawah ini bukan mutlak layak untuk kamu semua, hanya saja mungkin related saja dengan masa-masa peralihan dari dunia perkuliahan dengan dunia kerja yang baru saya alami dan saya ingin berbagi dengan kamu semua. Here they are.

1. Get A Job
Get A Job

Sial juga ya nomor pertama malah dapet judul film seperti ini. Hehe, dibawa santai saja, film ini asik buat ditonton apalagi untuk jobseeker, seperti saya ini. Film yang dibintangi oleh Anna Kendrick, Bryan Cranston, dan Miles Teller menceritakan berbagai pengalaman setelah lulus kuliah. Jatuh bangun mereka, mulai dari awal diterima kerja, di-PHK secara mendadak, di-PHP oleh perusahaan yang sebelumnya menyatakan dirinya diterima, merintis startup, dipromosikan sebagai wakil general manager namun harus mengemban tugas "khusus" dan sebagainya. Yah, pokoknya tentang lika-liku jobseeker banget. Yang saya suka dari film ini, yaitu ada pada caption di akhir film,
"Is it tough out there? No doubt. But we all need a job. So, what do you do? Find the thing that you were meant to do. Work your ass off to get it. Never stop believing. Never quit. In other words, don't just feel special, be special."

2. The Internship
 The Internship

The Internship bercerita tentang dua orang sales jam analog, Billy dan Nicky. Sayangnya, pemimpin perusahaan mereka sadar, bahwa ini adalah akhir dari era jam  analog. Semua orang beralih ke jam digital yang telah tersedia di perangkat mobile phone mereka. Otomatis Billy dan Nicky terkena PHK. Walau merasa frustasi, mereka tetap tidak menyerah. Akhirnya mereka mendaftar ke dalam sebuah program magang yang disediakan oleh Google. Magang di sana tentu bukan perkara mudah. Selain tidak adanya skill, mereka juga cukup tua dibandingkan peserta magang yang lain.
Film ini bagus banget menurut saya. Mengajarkan bagaimana bekerja sama dalam sebuah tim, mencari kekuatan tiap anggota tim, dan bagaimana kita tidak boleh berprasangka buruk dan sok berkuasa. Walau kemampuan dan skill kita cukup memadai. Oh iya, saya pernah sedikit bercerita tentang film ini di sini.

3. The Intern
The Intern

Film yang dibintangi oleh Robert De Niro dan Anne Hathaway ini masih sama seputar start up. Robert De Niro berperan sebagai Ben, seorang pensiunan yang telah ditinggal mati oleh istri tercintanya. Namun sebagai seorang yang workaholic, dia merasa kesepian akan kehidupannya yang sekarang berstatus pensiunan. Akhirnya Ben mendapatkan tawaran magang di sebuah start up e-commerce di bidang fashion yang dipimpin oleh Jules Ostin (Anna Hathaway). Menjadi pensiunan yang magang di e-commerce merupakan sebuah tantangan yang berat bagi Ben. Menyesuaikan ritme kerja, generation gap, dan sebagainya bukan hal yang mudah. Selain itu masalah rumah tangga Jules Ostin juga dimunculkan yang mampu membuat film ini makin menarik.
Banyak pelajaran yang bisa diambil dari film ini, oh iya saya pernah mereviw film ini di sini.

4. Pitch Perfect 2
Pitch Perfect 2
Film kedua yang dibintangi oleh (lagi-lagi) Anna Kendrick ini sangat patut untuk ditonton. Ringan tapi asik. Why Pitch Perfect 2? Hehehe
Alasannya simpel sih, karena ketika Pitch Perfect 1 tentang kehidupan awal kuliah dan lika-liku mengikuti unit kegiatan mahasiswa eh club maksudnya, bidang kesenian acapella, yang diberi nama Barden Bella. Nah di Pitch Perfect 2 ini, Barden Bella mulai harus menyesuaikan diri, antara club mereka, kehidupan kuliah, dan pasca kuliah. Ada yang mulai terpecah konsentrasinya mengikuti kegiatan magang, ada yang tidak ingin cepat lulus kuliah karena takut menghadapi kehidupan sebenarnya.
Hehe, ya iyalah. Kuliah memang surga banget. Sekolah dibayarin, nggak masuk ngga masalah asal nilai dan tugas selalu ngumpulin. Main ke sana kemari, ngopi-ngopi cantik terus di-upload di instagram seolah menjadi sebuah rutinitas kekinian yang wajib diikuti. Nah ketika mau lulus, kaget deh hehe.

Nah itu dulu deh rekomendasi film dari saya. Suatu saat akan saya update lagi rekomendasi film yang cocok buat kamu tonton setelah kuliah ini. Kalau kamu punya rekomendasi film yang cocok dengan tema ini, boleh banget ditulis di kolom komentar ya. Tetap semangat dan be special!
Yuhuuu!

7 komentar:

  1. Cuma nomor 1 nih yang belom ditonton, nanti cari ahhh...
    Masing2 film punya ceritanya sendiri yang beda, bukan mirip2 gitu. Paling suka the internship deh, apalagi pas adegan nyari profesor xavier. Lucu. :'))

    BalasHapus
  2. Cuma nomor 3 yang belom ditonton, gak tertarik gara-gara karakter cowoknya ketuaan. Takut ngebuang waktu sia-sia karena gak merasa related. Hahahah..

    Yang nomor satu seru njus. Saya nonton pas lagi jadi pengangguran. Kesannya "Gue Banget" :D

    BalasHapus
  3. Wqwqwq. Belum nonton sama sekali kayaknya deh. Nantilah dicoba satu per satu. Pernahnya yang soal cari kerjaan sekaligus jadi ayah yang luar biasa, The Pursuit of Happiness.

    BalasHapus
  4. Belum nongton semua~ sebagai mahasiswa yang diambang kelulusan, wajib nonton nih
    Maqasi mbaque~

    BalasHapus
  5. Udah nonton semuanya dan yang nomor satu saya banget. Udah nonton tapi nggak nge-relate-in sama kehidupan. Baru setelah baca tulisan Justin ini jadi keinget :D

    Anw, salam kenal :)

    BalasHapus
  6. Belom pernah nonton. Ya ampun aku kudet sekali yawla~ :(

    BalasHapus