Hello!
My name is Justina Landhiani

Writer // Marvel addict // Thanks for taking a look at my blog

About 13 Reasons Why (TV Series 2017)

3 comments
13 Reasons Why
We create our own demons-Tony Stark
Film series yang yang diangkat dari novel karya Jay Asher  dan salah satu sutradaranya adalah Tom McCarthy ini rupanya sedang sering menjadi bahan obrolan di twitter. Film seputar depresi yang biasa dialami oleh orang yang sedang berada di masa peralihan dari remaja beranjak dewasa yang sedang dalam proses mencari jati diri dan nilai dirinya serta haus akan perhatian.

Film ini dibagi menjadi 13 episode sesuai judulnya dan sampai sekarang saya masih salut kepada pembuatnya, karena masih belum tergoda untuk membuat episode yang lebih panjang daripada yang disebutkan di judul, seperti membuat episode berjudul : Episode Final chapter A, atau Revenge Episode, Special Episode dan sebagainya. 13 Reasons Why bercerita tentang Hannah (Katherine Langford) yang menghantui orang-orang di sekitarnya melalui rekaman yang dia rekam di kaset tape sebelum dia tewas karena bunuh diri. Hannah merekam di tiap kaset, tentang pendapatnya dan apa yang benar-benar terjadi terhadap rumor yang menimpa dirinya, yang ketika masih hidup tidak sempat untuk diceritakan. Hal tersebut tentu menjadi ancaman beberapa orang yang pernah menyakiti hati dan membully Hannah. Mulai dari mantan gebetan Hannah yang menyebarkan foto mereka ketika berciuman, teman Hannah yang menyebarkan isi buku harianya, dan sebagainya. Hannah menjadi seperti demons yang tidak sengaja diciptakan teman-temannya yang selalu menyakitinya. Ketika menonton ini saya jadi ingat film series asal Thailand, Hormones. Ya, Hormones juga memiliki jalan cerita yang mirip dengan Hannah, seputar masalah remaja usia sekolah menengah atas yang mendapatkan masalah masing-masing dan bagaimana mereka menyelesaikan masalah tersebut.
Hormones
Dan karena nonton 13 Reasons Why, saya jadi baper. Ini Hannah kok jadi orang gini amat sih, if life gives you a suck, kenyot balik dong! Gitu kalau kata Indra Herlambang. Hehehehe. Menonton 13 Reasons Why juga membuat saya membayangkan kalau karakter Hannah diganti dengan Margo Roth Spiegelman di Paper Towns yang dibintangi oleh Cara Delevingne. Jangan-jangan Hannah kemudian ketika malam hari, menyusup ke kamar Clay, meminjam mobil, terus membuat daftar belanja dengan huruf aL4y kesukaan dia, membalas perbuatan orang-orang yang menyakitinya, kemudian pergi, ke Paper Towns.
Paper Towns
Selain Paper Towns, saya juga jadi membayangkan kalau Hannah tiba-tiba berkarakter seperti Olive Penderghast di film Easy A yang digosipkan sebagai pelacur dan apalah itu, yang kemudian dia menerimanya dan seperti menantang orang-orang yang memberinya julukan seperti itu. Walau kemudian akhirnya dia merasa terpuruk, dia tetap mampu menertawakan nasib sialnya itu dan selalu berjuang untuk memperbaiki keadaan.
Easy A
Saya juga jadi membayangkan kalau karakter Hannah diganti dengan sosok Amazing Amy di film Gone Girl. Hannah akan memulai balas dendam kepada teman-teman yang menyakitinya dengan mengumpulkan simpati dari orang di sekitarnya betapa menyedihkan kehidupannya, kemudian membuat dirinya seolah dibunuh oleh teman-temannya, hingga polisi serta masyarakat turun tangan dan mengecam perbuatan bully dari temannya, sehingga secara tidak langsung, peluang temannya masuk universitas akan terhambat. Ah Hannah, andai kau tidak sebodoh itu.
Gone Girl
Apaan sih nih kok jadi baper gini ahahaha. Tapi 13 Reasons Why sukses membuat saya bernostalgia kembali ke masa-masa SMA yang enggak indah-indah amat hehe. "High school is tough" kalau kata Ponytail Derek (Nicholas Braun) di film The Perks of Being A Wallflower. Tapi seburuk-buruknya masa SMA akan ada satu momen (ya cuma satu momen saja) yang membuat kita menjadi saudara, saling bermaafan dan berjuang bersama, yaitu ketika Ujian Nasional. Oh, ternyata Ujian Nasional ada sisi baiknya juga ya dari segi sosial murid SMA. Hehehehe. Tapi, bagi kamu yang tidak terlalu stabil kondisi kejiwaannya, lebih baik berhati-hati ketika menonton film ini. Di film ini seolah Hannah ingin menyatakan bahwa dirinya adalah benar dan yang menyakitinya benar-benar salah, dan melalu bunuh diri, semua akan terbalaskan. Ya enggak gitu lah. Tapi, tetap saja, balas dendam atau bunuh diri itu bukanlah suatu solusi yang baik untuk menyelesaikan masalah. 
"Dalam hidup kau akan bertemu banyak orang jahat. Kalau mereka menyakitimu, katakan pada dirimu sendiri, itu karena mereka bodoh. Hal itu akan membantu mencegahmu bereaksi pada kekejaman mereka. Karena tidak ada yang lebih buruk daripada kebencian dan balas dendam. Selalu jaga martabatmu dan jujurlah pada dirimu sendiri."
Tapi yah well, begitulah 13 Reasons Why menurut saya, kalau menurutmu bagaimana?

Adegan Lucu di Anime Attack On Titan

2 comments
Adegan Lucu Attack on Titan

Attack on Titan, sebuah anime karya Hajime Isayama bergenre fantasi dan gore ini benar-benar sukses merebut perhatian fansnya di seluruh dunia. Hal tersebut terbukti dengan masuknya anime ini dalam daftar anime terpopuler selain Naruto, Death Note, Full Metal Alchemist dan sebagainya. Selain itu manga dari Attack on Titan juga telah mencapai kesuksesan komersialnya dengan meraih pendapatan dari penjualan sebanyak lebih dari 20 juta buku pada pertengahan tahun 2013. Walaupun anime Attack on Titan lebih menonjol dalam nuansa mencekam dan adegan sadis atau gore-nya, anime ini ternyata juga masih sering menyisipkan beberapa adegan lucu yang mampu membuat kita relaks sejenak saat menikmati ketegangan ketika menonton anime ini. Berikut beberapa adegan lucu yang disisipkan Hajime Isayama dan kawan-kawan dalam anime atau manga Attack On Titan.

1. Anak-anak Nakal Melarikan Diri dari Mikasa
Lariii, ada Mikasa!!
Di episode 1 season 1 diceritakan bahwa Armin Arlert yang memiliki fisik lemah sering menjadi sasaran bully dari orang-orang desanya. Dalam episode tersebut, Armin berusaha meyakinkan mereka bahwa ada kehidupan di luar dinding, namun mereka tidak menerima penjelasan Armin tersebut. Ketika anak-anak tersebut akan menghajar Armin, tiba-tiba Eren datang namun mereka tidak gentar, tapi ketika melihat Mikasa berlari untuk menghajar anak-anak tersebut, mereka langsung lari ketakutan. Eren kemudian berkata sombong kepada Armin, "Wah mereka lari ketika melihatku" , yang kemudian dibalas Armin,"Em...mereka lari karena melihat Mikasa".


2. Sasha Makan Kentang
Makan dulu, mumpung masih anget

Pada episode 3 season 1, Eren, Mikasa dan Armin memutuskan untuk bergabung di akademi militer. Ketika hari pertama apel pagi, semua calon kadet "diospek" oleh instruktur militer seperti Keith Shadis dan diperintahkan untuk menyebut nama, asal dan tujuan bergabung. Di tengah situasi tegang layaknya sedang dipelonco kakak tingkat di kampus, dengan santainya Sasha Braus memakan kentang ketika apel pagi. Hal ini membuat instruktur Keith heran, yang akhirnya, Sasha harus berlari mengelilingi lapangan sampai sore hari, yang kemudian dia diberi julukan sebagai Gadis Kentang.

3. Jean Cemburu kepada Eren

Ketika Eren dan kawan-kawan mengikuti pendidikan militer, sudah sewajarnya untuk tidur di dalam asrama dan makan bersama. Ketika Eren makan malam, terjadi persaingan dan perkelahian antara Eren dengan Jean yang memang merupakan orang yang gila kepopuleran dan ingin terkenal serta dicintai gadis-gadis yang kemudian diakhiri dengan perjanjian damai antara mereka melalui jabat tangan. Tiba-tiba Mikasa lewat di depan Jean dan membuat Jean terpesona dengan kecantikan dan keindahan rambut Mikasa. Ketika masih terpesona dengan Mikasa, Jean terpaksa menelan kenyataan pahit ketika mengetahui di depan matanya, Mikasa lebih menyukai Eren. Melihat hal itu, Jean langsung mengelap tangannya ke punggung Connie untuk menghapus perjanjian damai dengan Eren.

4. Sasha Kentut
Sasha kentut pak!!
Lagi-lagi Jean dan Eren berantem karena selalu terlibat persaingan dan adu mulut. Hal ini menyebabkan ruang makan mereka menjadi ribut yang membuat instruktur Keith Sadhis menengok keadaan mereka yang tentunya sambil marah-marah. Mengetahui hal tersebut, untuk menyelamatkan seluruh anggota angkatan mereka dari hukuman, Mikasa bertindak cepat dengan mengatakan kepada instruktur Keith bahwa keributan terjadi karena Sasha kentut. Karena alesan tersebut, untungnya seluruh orang di angkatan mereka terbebas dari hukuman, dan Mikasa memberi imbalan roti kepada Sasha karena telah mencemarkan nama baiknya, ya Gadis Kentang, ya Gadis Kentut. Hahahaha.


5. Duet Sasha Connie di Saat Latihan

Ternyata pelawak di Attack on Titan memang trio Sasha-Connie-Jean. Lagi-lagi Sasha tidak kapok untuk berbuat seenaknya ketika latihan. Selalu sempat bercanda yang nanti ujung-ujungnya dihukum instruktur Keith Shadis.


Itulah beberapa adegan yang disisipkan Hajime Isayama di sela-sela adegan menyedihkan di anime ini. Menurut saya adegan lucu tersebut mampu membuat kita agak terhibur di sela-sela adegan muncratan darah, teriakan putus asa manusia yang sedang dimangsa titan, dan sebagainya. Selain duet Sasha-Connie, menurutmu apalagi adegan yang lucu di Attack on Titan ? Boleh ditulis di kolom komentar ya!


Some Creepy Scene from Attack On Titan That Can't Be Unseen

Leave a Comment
Armin Arlert
Attack On Titan adalah sebuah anime karya Hajime Isayama yang saat ini mulai nge-hype lagi karena season 2-nya telah rilis. Attack On Titan bercerita tentang petualangan Eren, Mikasa, Armin dan kawan-kawan penduduk dalam dinding untuk berjuang melawan titan yang sangat menyukai memangsa manusia. Karena titan di anime ini diceritakan selalu memakan manusia, maka adegan gore dan sadis tidak dapat dihindari di anime ini. Berikut beberapa adegan kematian yang sadis serta mengenaskan yang mungkin akan kamu temukan ketika menonton anime ini.

1. Carla Yeager
Carla
Di season 1 episode 1 diceritakan awal mula dinding di desa Eren jebol karena tendangan titan kolosal yang mengakibatkan titan dari luar dinding masuk ke dalam dinding. Salah satu titan, yaitu smiling titan, memakan ibu Eren yang dengan apik mematahkan tulang-tulang ibu Eren terlebih dahulu kemudian menggigitnya hingga darah ibu Eren muncrat ke berbagai tempat. Pemandangan tersebut dilihat langsung oleh Eren sehingga membuatnya sangat dendam terhadap titan.

2.Frans

Setelah lulus dalam akademi militer, tiba-tiba angkatan 104 harus menghadapi serangan titan secara langsung. Hal ini memakan banyak korban terutama teman-teman Eren termasuk Frans. Frans adalah salah satu teman Eren yang memiliki kekasih bernama Hannah. Ketika menonton episode ini, saya tidak sadar kalau Frans sudah tewas. Saya mengira Frans hanya tidak sadarkan diri karena Hannah masih berusaha memacu jantungnya, hingga saya membaca manganya, saya baru tahu bahwa tubuh Frans tinggal setengah bagian saja. Mungkin memang di anime-nya tidak digambarkan secara detail karena akan terlihat terlalu sadis bagi penontonnya.

3. Marco

Marco Bott adalah rekan satu angkatan Eren, dan merupakan sahabat dekat Jean Kirstein. Marco tewas ketika mengikuti misi penutupan dinding yang dilakukan oleh Eren. Ketika Marco tewas, Jean sangat heran mengapa Marco bisa tewas. Ternyata Marco tewas bukan karena Marco lengah dan akhirnya dimangsa titan, namun Marco tewas karena dia mendengar percakapan rahasia antara Annie Leonheart, Reiner Braun dan Bertholdt.

4. Kematian Semua Unit Pasukan Khusus Levi
Petra
Pada episode ini, pasukan Scouting Legion diarahkan untuk melakukan ekspedisi ke luar dinding. Ternyata ekspedisi ini adalah untuk memancing female titan untuk keluar dinding agar pasukan Scouting Legion dapat mengetahui siapa orang dibalik sosok female titan. Sayangnya misi ini gagal, selain itu semua unit pasukan Levi yang terdiri dari berbagai orang yang berpengalaman dalam membunuh titan, tewas dibunuh female titan.

5. Mike
Mike
Mike merupakan anggota Scouting Legion yang memiliki kemampuan hebat setelah Levi Ackerman. Oleh karena itu dia mencoba melindungi beberapa kadet 104 yang diisolasi sebelumnya, yang kemudian diserang titan di daerah mereka. Mike tewas setelah peralatan 3D manuver miliknya diambil oleh Beast Titan serta kuda miliknya juga telah dilempar Beast Titan. Hal tersebut membuat Mike tidak dapat pergi kemana-mana karena tubuhnya juga cedera. Mike kemudian menjadi sasaran empuk bagi titan-titan yang berada di dekat daerah tersebut hingga Mike berteriak putus asa ketika tubuhnya mulai digerogoti titan.

Itulah beberapa adegan kematian yang menurut saya tersadis di anime Attack on Titan. Tentu tidak hanya lima adegan tersebut, namun masih banyak lagi, mengingat anime ini adalah anime bergenre gore. Menurutmu apalagi adegan yang sadis di Attack on Titan? Boleh tulis di kolom komentar yak!

Logan (2017) : Sebuah Perpisahan dan Pertemuan yang Manis

1 comment
Logan
Memiliki budget yang tipis untuk menonton film tidak menyurutkan niat saya untuk menonton Logan. Sejak tahun 2016 setelah menonton film Inferno, saya memang puasa nonton film di bioskop karena budget tersebut saya khususkan untuk menonton film Logan. Bahkan saya harus menahan untuk menonton film dari Marvel seperti Dr. Strange, huhuhu. Begitu spesialnya Logan di mata saya apalagi setelah mengetahui film ini adalah film terakhir Hugh Jackman membintanginya sebagai Logan. *cry*

Film yang disutradarai oleh James Mangold dan tetap dibintangi oleh Hugh Jackman sebagai Logan, Patrick Stewart sebagai Profesor Xavier, Stephen Merchant sebagai Caliban dan Dafne Keen sebagai Laura. Film ini memilih setting tahun 2029 yang looks biasa banget. Tidak seperti film-film Hollywood dahulu yang sangat utopis menyambut era milenium dengan penggambaran yang terlalu dilebih-lebihkan. Di film ini Logan yang sudah tampak tua dan daya regenerasi selnya mulai menurun bekerja sebagai supir limosin sewaan. X-Men juga sudah dibubarkan, karena jumlah mutan berkurang drastis. Profesor Xavier yang sudah tua dan menderita Alzheimer diasingkan ke suatu tempat yang mirip kaleng sambil dirawat oleh Caliban. FYI, Caliban pernah muncul ketika film X-Men Days of Apocalipse.
Profesor X
Lupakan saja kejayaan X-Men sebelumnya, sudah enggak ada peralatan canggih, cerebro atau simulator yang seperti menggunakan teknologi VR seperti di Xavier's School for Gifted Youngsters. Semua sudah enggak ada, yang ada hanyalah tangki bekas yang dirombak menjadi rumah Profesor X. Sedih dan miris guys! Profesor X yang sebelumnya kita kenal sebagai seorang yang bijak, kini jadi terlihat tua dan menyedihkan, serta susah diatur sampai Caliban angkat tangan mengurusnya. Ya, mau enggak mau giliran Logan yang mengurus Profesor X, yah itung-itung balas budi karena dulu pernah diasuh Profesor X.
"Rumah" baru Profesor X

Film yang berdurasi sangat lama tapi tidak membosankan ini mulai memuncak ketika Gabriela memohon kepada Logan untuk membawa anaknya, Laura ke Dakota, dan diberi imbalan 2000 dolar. Logan tidak menyadari bahwa Laura adalah seseorang yang mirip dengan dirinya, seperti yang dikatakan oleh Profesor X. Dan dimulailah petualangan Logan, Profesor X, serta Caliban untuk menyelamatkan Laura yang diselingi adegan konyol antara Profesor X dengan Logan yang dapat membuat seisi bioskop tertawa.

HA HA HA

Sekedar informasi, Laura sebenarnya adalah seorang mutan dan memiliki kemampuan seperti Logan, ya, Wolverine generasi kedua. Jadi, sebenarnya Laura ini melarikan diri dari sebuah laboratorium bernama Transigen yang memroduksi mutan buatan. Laboratorium tersebut merekayasa gen dari anak-anak dengan menyisipkan gen dari mutan asli. Salah satu gen yang disisipkan adalah gen dari Logan, dan secara tidak langsung, Laura merupakan anak Logan. Mutan buatan tersebut tidak hanya Laura, namun masih ada banyak yang lain, kita dapat melihat generasi kedua dari Magneto, Storm dan sebagainya. Anak-anak ini melarikan diri dibantu oleh perawat laboratorium tersebut menuju Dakota Utara, sesuai komik yang menjadi rujukan mereka, bahwa di tempat tersebut terdapat kumpulan mutan yang nantinya akan melindungi mereka.

"Jadi sumber rujukanmu pengen ke Dakota adalah komik?!"
Menonton Logan menjadi keasyikan sendiri bagi saya, karena seperti menonton film pamungkas dari seri sebelumnya. Kita juga dapat mengetahui bagaimana akhir dari cerita kehidupan mutan yang ada di X-Men. Selain itu ketika menonton film ini saya seperti sedang mengenang dan membandingkan tokoh-tokoh di dalam X-Men sejak film X-Men (2000) hingga yang terakhir. Dulu anggota X-Men yang merupakan mutan terkesan menjadi sosok manusia berkekuatan super dan dilengkapi dengan teknologi canggih di markas X-Men. Namun di film Logan ini seolah semua jadi terbalik, Profesor X menjadi orang yang tidak berdaya, Logan yang sangat kuat dan memiliki kemampuan untuk pulih dari luka secara cepat menjadi berkurang kemampuannya, hingga membaca tulisan saja Logan memerlukan kacamata baca. Well saya sarankan yang belum menyaksikan Logan, selamat menonton, dan bagi yang sudah menonton, enggak salah juga nonton lagi, asik banget gitu filmnya.

Menjadi Ekstrovert yang Menyenangkan di Media Sosial

15 comments
Instagram via Pixabay.com

Jika dahulu saya harus berterimakasih kepada Facebook dan Twitter, mungkin sekarang saya harus berterimakasih kepada Instagram. Yeah, Instagram membuat saya mengerti teman saya si A sedang menonton film Logan, teman saya si B sedang makan siang bersama sahabat-sahabatnya, dan teman saya si C dan D sedang asik berdiskusi tentang proses regenerasi sel dalam ilmu biologi yang dihubungkan ke film Logan. Cukup satu klik, saya dapat mengetahui semuanya, dan tentu saja saya harus mau berkorban kuota data yang makin menipis demi melihat aktivitas teman-teman saya.

Saya memulai membuat akun Instagram ketika feeds Instagram masih dihiasi pemandangan alam, oleh karena itu tergerak hati saya untuk mengunggah beberapa jepretan amatir tentang pemandangan alam. Namun beberapa tahun kemudian setelah penggunaan Facebook dan Twitter mulai tergeser oleh Instagram, feeds Instagram menjadi semakin menarik. Ada yang ingin menampilkan kegiatannya sehari-hari, ada yang mengunggah kembali unggahan akun Instagram lain, ada yang menampilkan foto muka sebanyak empat kali dan sebagainya. Saya kesal? Justru tidak. Karena Instagram memiliki fitur follow dan unfollow yang mudah untuk digunakan ketika kita tidak menyukai suatu unggahan foto yang ada di feeds kita. Kalau enggak suka, ya tinggal unfollow, kalau suka ya di-love, kalau mau tetap update ya tinggal klik follow. Mudah!

Setelah Instagram meluncurkan fitur story-nya, saya jadi merasa kembali ke era ajang unjuk gigi seperti masa kejayaan mengunggah status di Facebook. Lewat Instastory saya dapat mengetahui kegiatan teman-teman saya di 24 jam terakhir. Ada yang hanya mengunggah tulisan,"Ngantuk :(", dan ada juga yang mengunggah rekaman video ketika akan menonton film bersama, makan siang bersama, dan sebagainya.

Yang menjadi ganjalan di hati saya adalah, ketika penggunaan Instagram berujung menyakiti orang lain. Seperti ketika kita mengunggah suatu foto tentang teman kita, namun dengan tanpa permisi atau tanpa persetujuan teman kita, apakah kita tetap tega untuk mengunggahnya? Contoh lain lagi, ketika kita menonton film di bioskop, apakah layak jika kita merekam adegan film tersebut kemudian diunggah di Instastory atau Live di Instagram?

Selain konten yang berujung menyakiti orang lain, kita sebaiknya juga sadar bahwa sesuatu yang sudah kita bagikan ke media sosial, entah sudah menerapkan private mode atau tidak, konten tersebut akan selamanya ada. Entah media sosial yang kita gunakan menerapkan konten yang dapat hilang dalam waktu 24 jam seperti di Instastory atau tidak, konten yang kita unggah akan selamanya ada. Selain itu, akan selalu ada orang yang terobsesi dengan kita. Semua informasi tentang kita adalah harta karun yang berharga bagi orang tersebut.
Tanpa kamu sadari, selalu ada orang yang mengawasi kamu..
Persoalan privasi dari penggunaan Instagram sepertinya masih kabur atau kurang kita pahami. Jadi kitalah sebagai penggunanya yang seharusnya lebih bijak dalam menggunakannya. Because your world is in your hand.

Evolusi Logan “Wolverine” dari Masa ke Masa

15 comments
Wolverine via CartoonBros
Wolverine yang merupakan salah satu karakter yang cukup menonjol di film X-Men adalah mutan yang memiliki kemampuan untuk meregenerasi sel-selnya yang rusak secara cepat atau lebih cepat dibandingkan kemampuan regenerasi sel manusia biasa. Namun kecepatan regenerasi sel-sel wolverine tergantung dari tingkat keparahan dari kerusakan sel yang dideritanya. Selain itu, karena mampu meregenerasi sel yang lebih cepat dari manusia biasa, hal ini menyebabkan Wolverine jadi awet muda karena mampu memperlambat efek dari proses penuaan. 

Pertama kali saya mengenal karakter Wolverine, yaitu di film Wolverine ketika berpetualang di negeri Samurai, Jepang. Setelah nonton Wolverine, saya jadi kesengsem banget dengan Hugh Jackman, pemeran karakter Wolverine atau Logan ini. Berawal dari kesengsem, berlanjut ke kepo. Ibaratnya, ketika kamu punya gebetan, kamu bakal melacak semua media sosialnya, seperti saya yang sedang menyukai Logan atau Wolverine, yang membuat saya bernafsu untuk menonton semua film yang dia bintangi sebagai berikut.

1. X-Men (2000)
Hasil gambar untuk x men (2000) logan
X-Men (2000)
Film ini mengisahkan awal mula Rogue (Anna Raquin) dan Logan bertemu dan mulai mengembara bersama. Namun, Xavier (Patrick Stewart) selalu mengawasi mereka hingga kemudian Xavier membawa mereka ke sekolah mutan miliknya sebelum terjadi hal yang buruk. Ternyata pihak Magneto dan Raven yang sangat membenci manusia berencana untuk mengubah pemimpin dunia di dalam sebuah konferensi PBB menjadi mutan dengan mesin dan dibantu oleh Rogue yang sebelumnya telah berhasil diculik Magneto dan kawan-kawan.

2. X2 (2003)
Hasil gambar untuk x2 xmen logan
X-Men X2
Dalam film ini, diceritakan tentang Stryker yang berusaha untuk menyerang markas milik Xavier dan merebut cerebro. Selain itu, Stryker juga mengambil alih kemampuan Xavier dengan menggunakan Cerebro untuk menemukan mutan yang tersebar di seluruh dunia sehingga tujuannya memusnahkan seluruh mutan tercapai. Di film ini, Logan terlihat masih sangat muda dan mulai timbul persaingan dengan Scott untuk merebutkan hati Jean. Namun sayangnya, Jean tewas dalam pertempuran terakhir dengan pihak Stryker.

3. X-Men The Last Stand (2006)
Hasil gambar untuk LOGAN kill jean X MEN THE lAST STAnd
X-Men The Last Stand
Sama dengan film X-men sebelumnya, X-Men The Last Stand masih membawa topik tentang manusia biasa versus mutan. Dalam film ini tidak lagi melibatkan Stryker melawan mutan, namun mutan versus mutan yang pro dengan manusia. Mutan yang pro manusia dipimpin oleh Xavier, dengan alasan mutan mampu bekerja sama dengan manusia biasa untuk mewujudkan kedamaian di dunia. Sedangkan mutan yang memusuhi manusia biasa dipimpin oleh Erick Lainsher yang sangat dendam dengan manusia, selain itu Erick mampu merekrut Jean yang sebelumnya dibangkitkan oleh Xavier. Di film ini Logan masih patah hati karena ditinggal selamanya oleh Jean, namun kemudian dia lah yang akhirnya harus membunuh Jean ketika Jean mampu hidup kembali. Dan hal tersebut merupakan mimpi buruk bagi Logan yang terus menghantuinya selamanya.

4. X-Men Origins-Wolverines (2009)
Di film ini, kita bisa mengetahui masa kecil Logan, ketika dia mulai kesakitan karena tanda-tanda dia memiliki cakar mulai terlihat. Logan yang pada saat itu diperankan oleh Troye Sivan.

Young Logan via E! Online
Di film ini diceritakan Logan yang kebingungan setelah mengetahui dirinya adalah mutan. Namun, dia ditemani oleh saudaranya, Victor (Liev Schribber) yang juga seorang mutan, bergabung dengan pasukan khusus Stryker. Di pertengahan cerita, Logan mulai tidak nyaman dengan profesinya sebagai pasukan khusus Stryker dan mulai membenci perilaku Victor yang menyukai menyiksa orang dan selalu menikmati peperangan, yang berujung perpisahannya dengan Victor. Victor tidak terima ditinggal Logan, dan mulai meneror kehidupannya. Logan mau tidak mau akhirnya menuruti kemauan Stryker untuk menjadi mutan yang lebih kuat, dengan dimasukkannya logam adamantium ke tubuhnya.

5. X-Men First Class (2011)
 Film ini secara keseluruhan bercerita tentang masa kecil Xavier dan pertemuannya dengan Raven. Kemudian, mereka bertemu dengan anak muda yang bermasalah dengan nazi, Erick Lanshier yang kemudian menuntun mereka untuk menemukan mutan-mutan yang bernasib sama dengan mereka, salah satunya adalah Logan, yang dijawabnya dengan sangat mudah

Gambar terkait
X-Men First Class
6. The Wolverine (2013)
Film ini merupakan spin off dari X-men The Last Stand yang bercerita tentang Logan yang masih susah move on telah membunuh kekasihnya, Jean. Hal tersebut ternyata menjadi mimpi buruk Logan yang mampu membuat hidupnya semakin awut-awutan. 
Hasil gambar untuk logan the wolverine 2013
Aku jadi awut-awutan karena kau tiada, mbak Jean
Di film ini Logan bertarung melawan sekawanan Yakuzha di Jepang, karena mengabulkan permintaan terakhir oleh Yashida, seorang tentara Jepang yang dulu pernah ditolongnya ketika terjadi bom atom di Jepang. Ternyata Yashida memiliki keinginan untuk hidup abadi seperti Logan, dan berkeinginan untuk menyedot kemampuan Logan serta adamantium yang ada di dalam tubuh Logan. 

7. X-Men: Days of Future Past (2014)
Hasil gambar untuk logan x men days of future past
X-Men Days of Future Past
X-Men Days of Future Past mengisahkan tentang kiamat untuk para mutan. Mutan harus menghadapi musuh abadi mereka, yaitu Sentinel. Sentinel merupakan robot yang memiliki kemampuan seperti Raven yang mampu berubah menjadi siapa saja. Sentinel mampu mendeteksi lokasi mutan, serta mengetahui kelemahan mutan sehingga mutan dapat musnah karena dihancurkan oleh Sentinel. Keadaan mutan sangat terpojok, sehingga Xavier mengerahkan kemampuan dirinya untuk mengirim seseorang ke masa lalu ketika proyek pengadaan Sentinel sedang diajukan dan merekayasanya supaya program Sentinel tidak dilaksanakan. Dan seseorang yang terpilih untuk pergi ke masa lalu adalah Logan yang mampu mengobati dan menyembuhkan dirinya secepat dirinya terluka. *uhuk*
Salah satu adegan paling menarik di film ini adalah ketika Xavier membalas penolakan Logan untuk bergabung dengan dirinya dan Erick di film X-Men First Class.
Gambar terkait

8. Deadpool (2016)
Hasil gambar untuk logan deadpool
Deadpool
Film yang bercerita tentang kehidupan Wade Wilson ini seperti mengacak-acak dan menyindir timeline film X-Men yang kacau. Seperti kita ketahui, Wade Wilson pernah muncul di film X-Men Origins sebagai salah satu mutan buatan Stryker menjadi mesin pembunuh yang tidak memiliki mulut karena ya, terlalu cerewet. Di film ini, Wade Wilson tetap memiliki karakter seperti di X-Men Origins namun sangat kocak dan selalu mengejek Logan. Jadi, jika kamu ingin menikmati Deadpool tanpa roaming, ada baiknya untuk menonton film X-Men Origins terlebih dahulu.

9. X-Men Days of Apocalypse (2016)
X-Men Days of Apocalypse bercerita tentang bangkitnya mutan tertua di dunia, yaitu En Sabah Nur. En Sabah Nur kemudian merekrut beberapa mutan yang kemudian dikenal dengan The Four Horsemen. En Sabah Nur beserta The Four Horsemen kemudian berusaha untuk menghancurkan dunia yang sekarang dan diganti dengan yang baru sesuai keinginan En Sabah Nur, namun keinginan tersebut dilawan oleh Xavier dan kawan-kawan. Di film ini Logan hanya nampak sekali ketika dibebaskan oleh Jean dari sebuah sel khusus milik Stryker. Di film ini Logan masih terlihat kacau dan belum mengenali siapa kawan dan lawannya, sehingga sangat berbahaya untuk berada di dekat Logan. 

10. Logan (2017)
Sinopsis / Plot Cerita Film Logan (2017)
Logan
Dalam film ini, Logan tampak sudah tua dan kondisi pemulihan sel-selnya makin melemah. Di film ini kita akan melihat penampilan terkahir Hugh Jackman menjadi Wolverine. Film ini berlatar belakang tahun 2029 mengikuti timeline X-Men setelah X-Men Days of Future Past. Seperti apa petualangan Logan kali ini? Kita dapat menontonnya di bioskop mulai Maret tahun ini, selamat menonton!



Film Romantis yang Harus Kamu Tonton Ketika Jatuh Cinta

16 comments
Like Crazy

Jatuh cinta memang berjuta rasanya. Kalau kata pepatah Jawa, ketika jatuh cinta, tahi akan terasa seperti hati, yah walaupun saya yang sebagai orang Jawa belum pernah merasakan tahi. Ibaratnya, ketika jatuh cinta, minum kopimik di HIK (Hidangan Istimewa Kampung) akan terasa seperti minum frappucino di starbak, diminum seiprit-iprit agar bisa berlama-lama ngobrol ngalur ngidul dengan kangmas. Jatuh cinta juga akan membuat kita mau bersusah payah demi mendapatkan perhatian dan pengakuannya, seperti Spongebob yang rela lembur di Krusty Krab agar selalu dapat membuat Krabby Patty kesukaannya meskipun dibayar rendah oleh Mr. Crab. Namun sayangnya, banyak orang yang kelimpungan dan lupa diri ketika jatuh cinta. Oleh karena itu, saya merekomendasikan film yang patut ditonton agar tidak lupa diri ketika jatuh cinta.

1. Like Crazy (2011)
Like Crazy

Film yang disutradarai oleh Drake Doremus ini bercerita tentang Jacob (Anton Yelchin) yang sedang menjalin hubungan asmara dengan Anna (Felicity Jones), seorang exchange student dari London, dan mereka sama-sama berada di kelas yang sama ketika berkuliah. Di awal cerita kita akan disuguhi manisnya hubungan mereka seperti membaca buku bersama, mengomentari tulisan yang dibuat Anna, dan yang romantis sekali adalah ketika Jacob menghadiahi Anna sebuah kursi. Ya, walau kursi memang kado yang sederhana, namun dibuat dan dirancang khusus untuk Anna (Jacob merupakan lulusan Desain) sehingga Anna merasa kursi ini sangat spesial. Namun menurut saya, mereka terlalu mabuk cinta. Hingga suatu hari, Anna memutuskan untuk kembali ke London untuk memperpanjang visa miliknya namun batal karena Anna tidak mau terpisah lama dengan Jacob. Keputusan Anna ini menjadi bumerang bagi hubungannya, karena ketika visanya sudah expired, dia tidak bisa lagi ke LA untuk bertemu Jacob. Terpaksa mereka berdua melakukan hubungan jarak jauh, LA-London agar hubungan mereka tetap awet. Ya, tahu begitu kan lebih baik dari dulu memperpanjang visa, daripada harus hubungan jarak jauh yang bikin nggiles ati heuheu. Oiya, film ini menurut saya merupakan film romantis paling keren yang pernah saya tonton. Penggambaran karakter, suasana serta scoring music-nya yang sangat menyentuh membuat saya ikut mimbik-mimbik ketika nonton.

2. Paper Towns (2015)
Paper Towns

Paper Towns merupakan film yang diadaptasi dari novel berjudul sama karangan John Green. Film yang disutradarai oleh Jake Schreier menceritakan tentang Quentine atau Q yang diperankan oleh Nat Wolff, seorang siswa dan anak baik-baik di sekolah dan di rumah. Quentine selalu merencanakan dengan baik apa yang akan dilakukannya serta selalu menghindari konflik atau apapun yang akan mengancam masa depannya. Berbeda dengan Margo (Cara Delevingne), tetangga Q yang juga merupakan anak populer di sekolah Q. Margo merupakan cewek petualang sejati yang berani melakukan apapun dan cuek dengan konsekuensi dari perbuatannya. Semua orang menyukai Margo, tak terkecuali Q, namun Q hanya bisa memendam rasanya terhadap Margo. Hingga suatu malam, tiba-tiba Margo menyelinap masuk ke dalam kamarnya, untuk melaksanakan balas dendam kepada mantan pacar Margo dan teman yang berkhianat kepadanya. Sejak malam itu, Q mulai menaruh harapan kepada Margo, namun esoknya Margo menghilang dan meninggalkan teka-teki yang dirasa oleh Q bahwa petunjuk tersebut adalah tanda untuk Q agar menemukan Margo.

Akhirnya Q dan teman-temannya sepakat untuk menemukan Margo, walau tempat Margo berada berjarak dua belas ribu mill dari Q. Mungkin Q mengilhami lagu milik Didi Kempot sebagai penyemangatnya menemukan Margo.
Sewo kuto uwis tak liwati
Sewu ati tak takoni
Nanging kabeh
Podo rangerteni
Lungamu neng endi
Pirang tahun aku nggoleki
Seprene durung biso nemoni

Wis tak coba
Nglaliake jenengmu
Soko atiku
Sak tenane aku ora ngapusi
Isih tresno sliramu
Namun, setelah bertemu dengan Margo, Margo malah heran mengapa Q datang mencarinya. Dan akhirnya, Q sadar, bahwa Margo hanyalah seorang gadis biasa, dan tidak spesial. Saking tidak spesialnya, Q menyesal telah membuang energi terlalu banyak untuk Margo, kemudian dia kembali ke teman-temannya dan berpesta prom bersama. Di sini saya salut dengan Q, dia langsung bisa move on untuk kembali menjalani hidupnya agar masa depannya tidak hancur hanya karena Margo.

3. 500 Days of Summer (2009)
500 Days of Summer

500 Days of Summer garapan sutradara Marc Webb yang dibintangi oleh Zooey Deschanel dan Joseph Gordon-Levitt memang menjadi film paling menyebalkan namun paling disukai oleh semua orang. Film ini bercerita tentang kehidupan Tom Hansen (Joseph Gordon-Levitt ) yang membosankan, berubah menjadi menyenangkan setelah bertemu dengan Summer (Zooey Deschanel). Menyukai lagu yang sama, menonton film bersama, main ke IKEA sampai ditontonin orang-orang, sampai mencoba "posisi" di ranjang bersama mereka lakukan. Ya, siapa yang tidak bahagia melakukan hal tersebut bersama gadis cantik seperti Summer. Penonton kemudan digiring untuk terus menonton adegan demi adegan film tersebut yang semula film romantis menjadi film horor, Tom Hansen harus menelan pil pahit bahwa Summer akan menikah, dengan orang lain. Belajar dari film ini, baiknya kalau kita ingin berharap lebih kepada seseorang, lebih baik dipastikan bahwa orang tersebut memiliki keinginan yang sama dengan kita, karena walaupun memiliki kegemaran dan hobi yang sama, itu bukan berarti orang tersebut ingin bersama kita, ya..daripada terjebak friendzone.

4. Blue Valentine (2010)
Blue Valentine

Film yang disutradarai oleh Derek Cianfrance ini menceritakan tentang pasang surut kehidupan rumah tangga Dean (Ryan Gosling) dan Cindy (Michelle Williams). Saya sebetulnya agak malas menonton film romantis, namun ada blog yang merekomendasikan film ini, sehingga saya menguatkan diri menonton film ini sampai habis. Ini adalah jalan ninjaku! Eh? Hehehe. Seperti film romantis pada umumnya, film ini menceritakan kisah cinta Cindy dan Dean dari awal perkenalan, manisnya berpacaran, hingga menikah. Bedanya, film ini mengemas jalan cerita yang sudah biasa tersebut menjadi lebih menarik dengan mengombinasikan kehidupan rumah tangga mereka yang sedang bermasalah kemudian langsung flashback secara halus ketika mereka berdua masih berpacaran. Hal tersebut membuat saya miris. Ketika pacaran semua tampak indah, namun kemudian ketika menikah masalah mulai berdatangan untuk menguji hubungan tersebut. Yah, hubungan apapun pasti ada pasang surut, dan tergantung masing-masing individunya ingin mempertahankan atau tidak.

5. P.S. I Love You
P.S. I Love You

P.S. I love you garapan sutradara Richard LaGravenese ini bercerita tentang hubungan rumah tangga Holly (Hillary Swank) dengan Gerry (Gerard Butler). Film dibuka dengan adegan pertengkaran mereka yang kemudian langsung baikan lagi. Ya, seperti pacaran putus-nyambung. Namun suatu hari, Holly tidak dapat bermain putus-nyambung lagi dengan Gerry karena Gerry meninggal dunia akibat tumor otak. Holly yang masih shock karena telah menjadi janda muda, mulai menarik diri dari pergaulan teman-temanya. Hingga pada hari ulang tahunnya yang ke-30, dia mendapatkan kado istimewa dari Gerry. Ya, memang Gerry sudah merencanakan hal tersebut sebelum meninggal dunia. Film ini sedikit banyak mengajarkan untuk selalu menghargai siapapun apalagi orang terdekat, karena jika orang tersebut sudah meninggal dunia, yang ada hanyalah penyesalan karena belum membuatnya bahagia.

Well, itulah film yang saya rekomendasikan agar kita tetap memijak bumi kala jatuh cinta hahahaha. Kalau menurutmu bagaimana, apakah ada film yang harus ditonton lagi? Boleh tulis di kolom komentar ya. Selamat menonton!